PROHABA.CO, BANDA ACEH - Aksi pencurian kembali terjadi Banda Aceh. Kali ini, seorang pria berinisial EP (26), diduga melakukan pencurian satu unit becak yang merupakan aset gampong dan kepergok warga saat beraksi di kantor keuchik Peunayong.
Setelah tertangkap, pelaku EP yang merupakan warga Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, diserahkan warga Peunayong ke Polsek Kuta Alam pada Selasa (3/2/2026) pagi.
Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diamankan polisi.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, melalui Kapolsek Kuta Alam AKP Suriya, menjelaskan bahwa EP sempat melarikan diri dengan becak curian.
Warga yang mengejar berhasil menghentikan pelarian hingga ke kawasan Lampeuneurut.
“Pelaku menabrak pengendara sepeda motor yang ikut membantu menghalangi pelariannya, sehingga terjatuh dari becak.
Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Kuta Alam bersama barang bukti untuk pengusutan lebih lanjut,” jelas AKP Suriya.
Baca juga: Dua Maling di Depan Apotek Cinta Sehat Banda Aceh Ditangkap Polisi, Sati Masih di Bawah Umur
Baca juga: Persiraja Resmi Tunjuk Jaya Hartono sebagai Pelatih Gantikan Akhyar Ilyas
Karena mengalami luka di bagian kepala akibat amukan massa, polisi segera membawa EP ke Puskesmas Kuta Alam untuk mendapatkan perawatan awal sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Kuta Alam menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat dalam membantu aparat, namun mengimbau agar tidak main hakim sendiri.
“Serahkan pelaku ke pihak berwenang agar penanganan berjalan sesuai prosedur,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian, terutama di kawasan padat aktivitas seperti pasar dan perkantoran gampong.
Pengawasan lingkungan dinilai penting untuk mencegah aksi serupa terulang kembali.
Selain itu, aparat meminta warga segera melapor jika melihat tindakan atau aktivitas mencurigakan.
Kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian disebut sebagai kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Banda Aceh.
Dengan penanganan cepat ini, Polsek Kuta Alam berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan bersama.
“Kasus pencurian becak tersebut diharapkan menjadi pelajaran agar warga tetap waspada, sekaligus menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan, bukan dengan tindakan main hakim sendiri,” pungkas AKP Suriya.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
Baca juga: Beraksi di Jalanan, Maling Lukai Korban Dibekuk di Ateuk Jawo, Banda Aceh
Baca juga: Dua Maling Motor di Halaman Masjid Al Mukarramah Meraxa Banda Aceh Dibekuk Polisi
Baca juga: Wagub Aceh Dampingi Mendagri Tito Pimpin Apel Pemulangan Satgas Kemendagri Gelombang I