Dugaan Penyebab Kebakaran Hutan Seluas 50 x 50 Meter di Wilayah Matuari Kota Bitung Sulut
February 04, 2026 12:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terus terjadi di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Hingga Selasa 3 Februari 2026, tercatat sudah puluhan kejadian Karhutla selang Januari hingga awal Februari 2026.

Selasa malam kemarin, Karhutla terjadi di area lahan di dekat Pasar Pinasungkulan, Sagerat, Kecamatan Matuari.

Personil Dinas Damkar dan Penyelamatan berjibaku melakukan upaya pemadaman di tengah kegelapan malam.

"Dugaan sementara penyebab karhutla kelalaian," kata Plt Kadis Damkar dan Penyelamatan Bitung Forsman Dandel saat di konfirmasi reporter Tribun Manado Christian Wayongkere lewat pesan WA, Rabu (4/2/2026).

Forsman menjelaskan, lahan yang terbakar luasnya kurang lebih 50x50 meter.

Adapun proses pemadaman Karhutla yang dilakukan Dinas Damkar dan Penyelamatan Bitung, diawali personil dan armada damkar c02 dari Mako Sagerat.

Lalu disusul anggota dan armada c01 dari posko kantor Wali Kota Bitung serta anggota dan armada C03 dari Posko Timur.

"Anggota kami berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla. Dan berakhir pukul 21.35 Wita malam," tandasnya.

Lokasi kebakaran dekat kompleks Pasar Pinasungkulan, Sagerat, Kecamatan Matuari ini berjarak 3,7 Kilometer (KM) dari Gerbang Tol Danowudu.

Dapat ditempuh menggunakan kendaraan bermotor selama tujuh menit.

Sementara dari Kantor Wali Kota Bitung di Jalan Sam Ratulangi, berjarak 11 KM, ditempuh dengan waktu 23 menit menggunakan kendaraan bermotor.

KARHUTLA - Personel Damkar dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung berjibaku memadamkan Karhutla tadi malam di dekat pasar Pinasungkulan Sagerat. Hingga Selasa 3 Februari 2026, tercatat sudah puluhan kejadian Karhutla dari Januari hingga awal Februari 2026.
KARHUTLA - Personel Damkar dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung berjibaku memadamkan Karhutla tadi malam di dekat pasar Pinasungkulan Sagerat. Hingga Selasa 3 Februari 2026, tercatat sudah puluhan kejadian Karhutla dari Januari hingga awal Februari 2026. (Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung)

Sebelumnya kebakaran hutan di area Bitung pada akhir Januari lalu, sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Diduga titik api di dekat kaki gunung Dua Sudara Kota Bitung.

Informasi tersebut, viral di positingan sosial media oleh sebuah akun, dengan keterangan: "lokasi diantara Apela dan Tewaan.. mari torang lestarikan alam".

Apela dan Tewaan adalah kelurahan yang ada di Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Sulut.

Dalam video tersebut terlihat di tengah gelap malam, ada kobaran api yang cukup besar dengan latar belakang sebuah gunung.

Gunung tersebut terinformasi adalah gunung Klabat yang bisa terlihat dari sejumlah Kelurahan di Kecamatan Ranowulu Bitung.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu diketahui seorang warga laki-laki ketika melintas ke arah Bitung dari wilayah Kecamatan Ranowulu.

Lalu melihat kondisi hutan yang terbakar dengan kobaran api cukup besar.

Terkait kebakaran hutan itu sempat termonitor oleh Lurah Tewaan, Kecamatan Ranowulu, Stevie Makahanap.

"Iya tadi kelihatan dari kantor lurah, ke arah yang jaraknya jauh. Berlangsung selamat sekitar 30 menit," kata Stevie saat di konfirmasi wartawan, reporter, jurnalis dan pewarta Tribun Manado lewat sambungan WA pada Selasa (27/1) malam.

Kantor Lurah Tewaan terletak di ruas jalan Provinsi, wilayah Danowudu - Klabat - Tatelu.

Lanjutnya, saat ini kebakaran tersebut sudah tidak terlihat lagi.

Ia menduga kebakaran hutan itu, ada warga buka lahan untuk bertani atau berkebun. (Crz)

Baca juga: Dilaporkan Warga, Seorang Pria Diamankan Diduga akan Lakukan Perdagangan Satwa Liar di Bitung Sulut

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.