Terlantar di Bogor, Lima Wanita Calon Pekerja Migran Ilegal Asal HSS Kalsel Berhasil Dipulangkan
February 04, 2026 01:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (4/2/2026)

Lima orang CPMI ilegal berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dipulangkan oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalsel. 

Kelima CPMI nonprosedural hasil pencegahan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang dipulangkan tersebut berjenis kelamin perempuan dan rata-rata telah paruh baya.

Mereka dipulangkan dan mendarat di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 09.01 Wita setelah terbang dari Jakarta menggunakan pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU628. 

Sesampainya di terminal kedatangan, 5 CPMI Ilegal tersebut terlebih dahulu dibawa ke Helpdeks Pekerja Migran Indonesia milik BP3MI Kalsel yang ada di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Mereka juga disambut langsung oleh Kepala BP3MI Kalsel, perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten HSS, hingga DPPPAKB Pemprov Kalsel.

Baca juga: Pembunuhan Pelajar 12 Tahun di HST, Polisi Amankan Tersangka, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Kepala BP3MI Kalsel, Ady Eldiwan, mengatakan, kasus ini bermula dari pengaduan masyarakat yang diterima BP3MI  Kalsel pada tanggal 19 Januari 2026, setelah adanya laporan mengenai tiga CPMI asal Kalsel yang ditemukan terlantar di wilayah Bogor, Jawa Barat. 

Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa mereka merupakan CPMI yang dijanjikan bekerja di Arab Saudi sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) melalui jalur nonprosedural.

“Berdasarkan keterangan para korban, terungkap bahwa total terdapat 13 orang CPMI asal Kalimantan Selatan yang direkrut oleh terduga calo berinisial M atau Mj, warga Kabupaten Tanah Laut,” katanya saat konfrensi pers di Bandara Syamsudin Noor, Rabu (4/2/2026).

Edy menyebut, para CPMI ini diberangkatkan dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menuju Surabaya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan Kabupaten Bogor, serta ditampung di beberapa lokasi tanpa kejelasan prosedur dan kepastian keberangkatan. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)
 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.