TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Persiba Bantul gagal melangkah ke partai final Liga Nusantara 2025/2026 usai takluk dari Rans Nusantara FC pada babak semifinal.
Meski hasil tersebut belum sesuai harapan, Manajer Persiba Bantul, Endro Bawono, tetap mengapresiasi perjuangan tim dan meminta seluruh elemen untuk segera mengalihkan fokus ke laga penentuan perebutan tiket promosi.
“Terima kasih buat tim pelatih dan pemain yang sudah berjuang di partai semifinal. Bukan hasil yang kita inginkan, tapi kita tetap mengapresiasi kerja tim,” ujar Endro saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (4/2/2026).
Kekalahan tersebut terjadi saat Laskar Sultan Agung bertanding di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3/2/2026) malam.
Persiba Bantul harus mengakui keunggulan Rans Nusantara FC dengan skor tipis 1-2, hasil yang membuat tim asal Bantul gagal mengamankan tiket promosi otomatis ke Championship atau Liga 2 musim depan.
Meski demikian, Endro menegaskan peluang Persiba Bantul untuk mengakhiri penantian sejak 2017 atau sembilan tahun untuk naik kasta belum tertutup.
Ia meminta seluruh tim segera bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi laga playoff perebutan posisi ketiga.
“Kita kembali fokus untuk mempersiapkan pertandingan perebutan juara tiga, yang menentukan lolos ke Liga 2,” tegasnya.
Pada laga playoff tersebut, Persiba Bantul dijadwalkan menghadapi PSGC Ciamis di Stadion Sriwedari, Sabtu (7/2/2026) pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Persiba Bantul Gagal ke Final Liga Nusantara, tapi Masih Punya Peluang Promosi Lawan PSGC Ciamis
PSGC juga bernasib serupa setelah gagal ke final usai kalah dari Dejan FC di babak semifinal.
Endro juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Persiba Bantul atas kegagalan melaju ke partai puncak, seraya mengajak suporter tetap memberikan dukungan penuh di laga krusial mendatang.
“Mohon maaf buat semua Persiba Fans atas hasil semifinal. Tapi kita akan berusaha kerja keras lagi untuk ikhtiar merebut posisi tiga,” katanya.
Ia pun berharap doa dan dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi tim dalam menghadapi laga hidup-mati tersebut.
“Minta ikhlas doa dan dukungan semuanya, agar kita diberikan kekuatan dan kelancaran,” tutup Endro.
Pada pertandingan semifinal, Persiba Bantul sejatinya tampil agresif sejak awal laga.
Namun, Rans FC justru mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui tandukan Silvio Escobar Benitez pada menit ke-14.
Persiba mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, tetapi babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Rans FC.
Memasuki babak kedua, Persiba Bantul melakukan tiga pergantian pemain sekaligus.
Dominasi permainan Laskar Sultan Agung akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67 lewat sundulan Fillah Rahmatullah yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Sayangnya, petaka datang di menit ke-84 setelah Persiba Bantul kebobolan melalui bola sapuan kiper Syamil Bahij Irawan yang membentur kepala bek Ilham Wibowo.
Bola liar lalu masuk ke gawang sendiri. Skor 2-1 untuk Rans FC bertahan hingga laga usai dan mengakhiri langkah Persiba Bantul di semifinal.
Dengan hasil tersebut, dua tiket promosi otomatis Liga Nusantara 2025/2026 dipastikan menjadi milik Dejan FC dan Rans Nusantara FC, yang akan saling berhadapan di partai final pada Minggu (8/2/2026). (*)