Pemuda Salutiwo Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih Tanpa Papan Informasi
February 04, 2026 03:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Proses pembangunan Koperasi Merah Putih di Salutiwo, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, menuai sorotan dari pemuda setempat.

Sorotan tersebut disampaikan Supratman, salah satu pemuda Salutiwo.

Ia menilai pembangunan koperasi tersebut tidak mengedepankan prinsip keterbukaan informasi publik.

Ia mengungkapkan, hingga kini belum ditemukan papan informasi proyek di lokasi pembangunan koperasi tersebut.

Baca juga: NIK Warga Tapalang Mamuju Dicatut untuk Subsidi Listrik, PLN Minta Maaf, Akan Telusuri Cepat

Baca juga: Warga Pasangkayu Keluhkan LPG 3 Kg Langka dan Mahal, Agen Buka Suara

“Tidak adanya papan informasi proyek menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait kejelasan pembangunan Koperasi Merah Putih ini,” ujar Supratman dalam keterangannya melalui WhatsApp kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (4/2/2026).

Menurut Supratman, papan informasi merupakan elemen penting dan wajib dalam setiap kegiatan pembangunan, khususnya yang menggunakan anggaran publik.

“Papan informasi berfungsi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengetahui dasar pelaksanaan kegiatan, sumber dan besaran anggaran, waktu pelaksanaan, serta pihak yang bertanggung jawab,” katanya.

Ia menilai ketiadaan papan informasi mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya menjadi dasar tata kelola pembangunan di tingkat desa.

Desak Pemerintah Desa Bersikap Transparan

Lebih lanjut, Supratman menegaskan bahwa koperasi yang dibangun atas nama kepentingan rakyat seharusnya dikelola secara terbuka dan dapat diawasi oleh masyarakat.

“Koperasi ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Jadi semestinya prosesnya juga terbuka, bukan dilakukan secara tertutup yang justru bisa menimbulkan kecurigaan dan ketidakpercayaan publik,” tegasnya.

Ia menambahkan, transparansi bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat untuk mengetahui dan mengawasi pembangunan di wilayahnya.

Atas kondisi tersebut, Supratman mendesak pemerintah desa dan pihak terkait agar segera memasang papan informasi pembangunan Koperasi Merah Putih serta memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

“Hal ini penting untuk menghindari polemik ke depan dan memastikan pembangunan koperasi benar-benar berjalan sesuai tujuan awal, yaitu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Salutiwo,” ujarnya.

Ia pun berharap ke depan seluruh program pembangunan di Salutiwo dapat dilaksanakan secara transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab.

“Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dan lembaga ekonomi desa dapat terus terjaga,” tutup Supratman.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.