Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Botoi Botoi 2026 yang akan digelar di kawasan Kota Tuo, Kelurahan Pasar Bengkulu, pada Minggu (8/2/2026) mendatang.
Festival ini menjadi bagian dari kalender pariwisata Kota Bengkulu, sekaligus wujud komitmen kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi dan Ronny Tobing, dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal daerah.
Staf Ahli Wali Kota Bengkulu, Dewi Dharma menyampaikan kesiapan pelaksanaan Festival Botoi Botoi terus dimatangkan.
Festival Botoi Botoi tidak sekadar menjadi agenda hiburan semata, tetapi juga sarana strategis Pemerintah Kota Bengkulu untuk menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, sejalan dengan arah kebijakan kepemimpinan Dedy–Ronny.
Festival Botoi Botoi akan diisi dengan berbagai kegiatan yang mengangkat budaya dan tradisi lokal, seperti Narik Pukek, Tari Kolosal, Lomba Memasak Ikan, Lomba Menghias Perahu, Lomba Mewarnai Anak-anak TK, serta bazar UMKM.
Baca juga: Dedy Wahyudi Ajak Puti Guntur Soekarno untuk Ziarah ke Bengkulu saat Bertemu di Komisi X DPR RI
Festival ini terinspirasi dari lagu daerah populer “Yo Botoi Botoi” (Elok Pukek) dan ditargetkan menjadi agenda tahunan unggulan Pemerintah Kota Bengkulu.
Di era kepemimpinan Dedy–Ronny, festival tersebut sebagai bagian dari strategi pelestarian budaya, penguatan identitas daerah, dan pengembangan sektor pariwisata.
Semua pihak untuk berperan aktif mempromosikan Festival Botoi Botoi agar pelaksanaannya berjalan meriah dan menarik minat masyarakat.
"Kami berharap semua pihak dapat ikut membantu menyosialisasikan Festival Botoi Botoi ini agar masyarakat hadir dan merasakan langsung kekayaan budaya lokal Bengkulu,' ajak Dewi.
Mengenai rencana keterlibatan pelajar juga menjadi perhatian. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu akan mengomunikasikan kepada sekolah-sekolah agar melibatkan murid dalam kegiatan festival, sebagai bagian dari edukasi budaya sejak usia dini.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin menyampaikan, persiapan Festival Botoi Botoi saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
Ia menegaskan, kesuksesan event ini membutuhkan kerja sama lintas OPD.
"Persiapan sudah hampir rampung, sudah 80 persen. Untuk mensukseskan event kalender tahunan ini, perlu kerja sama dan kolaborasi semua OPD," papar Nina.