TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI –Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam membina kehidupan keagamaan sekaligus mendorong prestasi generasi Qurani.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyiapkan hadiah umrah bagi juara pertama dan kedua kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-54 Tingkat Provinsi Jambi.
Apresiasi tersebut disampaikan Maulana saat penyerahan bonus dan penghargaan kepada kafilah MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang pelaksanaannya berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi tahun 2025.
Kegiatan penyerahan apresiasi itu digelar pada Rabu (4/2/2026) dan dirangkai dengan penyaluran insentif petugas syara’ serta hibah keagamaan Tahun Anggaran 2026.
Tak hanya memberikan bonus kepada kafilah MTQ, Pemkot Jambi juga menyalurkan insentif kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI), pegawai syara’, guru sekolah minggu, hingga tenaga keagamaan lainnya lintas agama.
“Untuk pemenang MTQ, juara satu dan dua akan kita berangkatkan umrah. Selain itu, hari ini juga kita menyerahkan insentif kepada guru PAI, pegawai syara’, guru sekolah minggu, serta tenaga keagamaan lainnya,” ujar Maulana, Rabu (4/2/2026).
Maulana menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kehidupan beragama yang inklusif di Kota Jambi. Ke depan, Pemkot Jambi juga akan melakukan pendataan terhadap tenaga keagamaan dari pemeluk agama lain.
“Kita ingin kehidupan beragama di Kota Jambi tumbuh bersama, saling menghargai, dan berjalan harmonis,” katanya.
Menurut Maulana, perhatian terhadap prestasi keagamaan dan kesejahteraan para pelayan umat diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang religius serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Jambi.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Jambi, H. Kamal Firdaus, menjelaskan bahwa pemberian bonus dan insentif tersebut merupakan bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam mendukung prestasi keagamaan dan pelayanan umat.
“Pada MTQ ke-54 ini, total penerima apresiasi berjumlah 55 orang, terdiri dari 33 peserta berprestasi dan 22 orang pendamping. Sekitar 85 persen di antaranya merupakan kafilah lama,” jelas Kamal.
Ia berharap, apresiasi yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi kafilah Kota Jambi untuk terus meningkatkan prestasi, baik saat Kota Jambi menjadi tuan rumah maupun saat mengikuti MTQ di daerah lain.
“Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.
Selain bonus MTQ, Pemkot Jambi juga menyalurkan insentif kepada petugas syara’ yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Total penerima insentif petugas syara’ mencapai lebih dari 1.700 orang.
Rinciannya meliputi 80 imam masjid, 80 muazin, 270 pemandi jenazah, 44 khatib, 136 petugas penggalian kubur, 120 guru sekolah minggu, 900 guru pondok pesantren, serta 75 tenaga pengajar keagamaan lainnya.
Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga mengalokasikan hibah keagamaan dengan total anggaran sebesar Rp5,36 miliar. Hibah tersebut disalurkan kepada berbagai lembaga keagamaan, mulai dari yayasan, organisasi kemasyarakatan, masjid, hingga yayasan madrasah yang berada di wilayah Kota Jambi.
“Kami berharap hibah keagamaan ini dapat memperkuat peran lembaga keagamaan dalam pembinaan umat, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan kegiatan keagamaan di Kota Jambi,” kata Kamal.
(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Program Gentengisasi Prabowo, Pemkot Jambi Tunggu Regulasi Pusat