- Pihak Ressa Rizky Rossano, anak kandung Denada, membantah keras tuduhan gaya hidup mewah atau hedon yang dilontarkan pihak pengacara sang ibu.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menegaskan bahwa kondisi kehidupan kliennya saat ini justru jauh dari kemewahan dan cenderung memprihatinkan.
Ronald mengungkapkan fakta pilu saat Ressa bekerja sebagai sopir pribadi bagi neneknya sendiri, mendiang Emilia Contessa.
Selama bekerja, Ressa dikabarkan hanya menerima upah sebesar Rp2,5 juta per bulan, yang mana jumlah tersebut masih harus dibagi untuk kebutuhan anaknya.
Mirisnya, gaji yang sudah minim tersebut diklaim sering terlambat dibayarkan atau bahkan tidak diterima secara rutin oleh Ressa.
Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas respons pihak Denada terkait gugatan penelantaran anak yang tengah bergulir di pengadilan.
Hingga saat ini, Ressa mengaku belum ada komunikasi personal yang terjalin dengan Denada meski sang ibu sudah memberikan pengakuan di media sosial.
Ressa tetap pada pendiriannya untuk menuntut keadilan dan meminta kejelasan status melalui jalur hukum yang berlaku.