Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program makan bergizi gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat (NTB), tetap berjalan selama bulan Ramadan nanti.
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI (purn) Dadang Hendrayudha mengatakan, selama bulan Ramadan untuk penerima manfaat program MBG yang beragama Islam akan diberikan dalam bentuk makanan kering.
Sementara untuk non muslim atau yang tidak melaksanakan ibadah puasa, akan diberikan seperti biasa yakni makanan basah.
"Untuk yang mayoritas beragama IsIam nanti bentuknya kering saja, untuk takjil juga ke rumah. Untuk mayoritas yang tidak melaksanakan ibadah seperti biasa," kata Dadang, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: BGN Pastikan Makan Bergizi Gratis Jangkau Pelosok NTB
Purnawirawan TNI ini mengatakan, contoh makanan kering yang dimaksud seperti telur, roti dan buah dengan nominal harga yang sama dengan makanan basah.
Dengan skema seperti ini menurut Dadang tidak menjadi masalah, yang terpenting bagaimana memastikan gizi para penerima manfaat ini tetap terpenuhi selama Ramadhan.
Di NTB saja saat ini sudah ada 1,9 juta penerima manfaat dengan berbagai kategori. Banyaknya sasaran ini membuat Dadang mengingatkan agar satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) memenuhi standar operasional prosedur (SOP).
"Setiap dapur MBG harus memenuhi standar operasional dengan kebutuhan ideal Rp1,2 miliar per dapur," kata Dadang.
Dadang mengingatkan agar SPPG selama Ramadhan tetap mempertahankan kualitasnya, pasalnya hingga saat ini sudah ada 70 persen dapur yang diberikan surat peringatan karena tidak memenuhi standar.
(*)