AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku Rabu (4/2/2026) sampai dengan Sabtu (7/2/2026).
BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi berpeluang terjadi 1.25 sampai dengan 4.0 meter.
Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan rata-rata 6 - 20 knot.
Kecepatan angin tertinggi mencapai ≥ 25 knot berpeluang terjadi di wilayah Perairan Pulau Buru, Perairan Pulau Ambon - Pulau Lease, Perairan Selatan Maluku Tengah, Perairan Seram Bagian Timur (Selatan), Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorong), Perairan Kepulauan Kei, Perairan Utara Kepualauan Aru, Perairan Selatan Kepulauan Aru, Laut Banda, dan Laut Arafuru yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut.
Baca juga: Mercy Barends Desak Pemulangan WNI Asal SBT Maluku, Korban Dugaan TPPO
Baca juga: Regulasi Belum Rampung, Satgas Pangan Pemda SBT Tak Kunjung Terbentuk
Berikut beberapa wilayah berpeluang terjadi gelombang tinggi 1.5 sampai 2.5 meter yakni :
Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
Sedangkan di Laut Arafuru bagian Barat berpeluang terjadi tinggi gelombang capai 2.5 sampai 4.0 meter.
Saran Keselamatan
Berisiko terhadap keselamatan nelayan