KDRT di Lampung: Suami Bersenjata Golok Vs Bumil 4 Bulan, Istri Mati-matian Lindungi Janinnya
February 05, 2026 02:15 AM

 

 
TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Peristiwa memilukan terjadi di Pasar Ulu 1, Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat, Selasa (3/2/2026) malam.

PA (34), seorang ibu rumah tangga kritis setelah dianiaya oleh suaminya sendiri, Sobran Yakub (40) menggunakan golok.

Mirisnya korban PA dalam kondisi berbadan dua alias hamil empat bulan.

 

KRONOLOGI

Kejadian bermula ketika pelaku datang dengan membawa sebilah golok sekitar pukul 18.45 WIB. 

Pasangan suami-istri ini terlibat adu mulut hebat yang dipicu oleh permasalahan rumah tangga yang telah lama terpendam. 

Suasana rumah yang semula tenang mendadak berubah menjadi mencekam. 

Baca juga: Kisah Pilu dari Palembang: Tak Punya Uang, Emak-emak Melahirkan Anak Kelimanya di Teras Musala

Lurah Pasar Kota Krui, Rusmin Mawar Tanjung, menjelaskan bahwa cekcok tersebut dengan cepat berubah menjadi aksi penganiayaan. 

Pelaku yang sudah gelap mata langsung menghunuskan senjata tajamnya ke arah korban.

"Pertengkaran tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. 

Berdasarkan laporan yang kami terima, pelaku memang sengaja mendatangi rumah istrinya dengan membawa sebilah golok," ujar Rusmin.

Dalam kondisi terdesak, korban berupaya keras melindungi nyawanya dan janin di dalam kandungannya. 

Ia sempat menangkis ayunan golok pertama dengan tangan kiri. Namun, hantaman senjata tajam itu membuat ibu jari kirinya putus.

Tidak berhenti di situ, pelaku yang semakin beringas kembali mengayunkan goloknya. 

Korban kembali mencoba menangkis menggunakan tangan kanan hingga mengakibatkan luka robek yang cukup lebar dan pendarahan hebat.

"Pelaku kembali menyerang. Saat korban berusaha menghindar dengan memutar badan, ia justru terkena bacokan di bagian punggung kiri yang mengakibatkan luka sobek cukup serius," lanjut Rusmin.

Baca juga: Ayah Pelaku KDRT di Karawang Tewas Ditusuk Anaknya

Melihat korban sudah bersimbah darah dan tidak berdaya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. 

Warga sekitar yang mendengar keributan segera berdatangan untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.

Sekitar pukul 19.22 WIB, warga dibantu Babinsa Koramil 422-03/Pesisir Tengah mengevakuasi PA ke Puskesmas Krui. 

 

Kondisi Bumil Korban KDRT Suami

Korban kini tengah menjalani perawatan intensif akibat luka parah. 

"Infonya korban dirujuk ke rumah sakit di Kotabumi," ujar Rusmin.

Masyarakat diminta segera melapor jika melihat keberadaan pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya. 

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.