Akif Manfaatkan Limbah SPPG untuk Pakan Ternak Lele 
February 05, 2026 07:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Warga Surotrunan Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen, Akif Fatwal Amin kembangkan budidaya lele berawal dari memanfaatkan sisa makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di sekitar rumahnya, laki-laki yang mengenakan sarung itu sibuk mengecek kondisi kolam budidaya serta memberi pakan lele.

Dia telah memulai budidaya lele sekitar satu tahun lalu. 

Semula Akif memanfaatkan sisa makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk pakan ternak.

"Awalnya kita memanfaatkan mengambil limbah (sisa makanan) dapur MBG. Yang tadinya tidak terfikirkan untuk pakan lele, kita uji coba setelah itu ternyata petumbuhan lele bagus," katanya, Rabu (04/02/2026).

Dia kini telah memiliki 14 kolam budidaya lele. Menurutnya dengan memanfaatkan sisa makanan dari MBG dapat mengurangi biaya pakan lele.

Bahkan Akif kini telah mulai suplai kebutuhan bahan baku untuk lele konsumsi ke sejumlah dapur SPPG.

Dia sementara ini baru sanggup memenuhi kebutuhan dapur dengan melakukan pengiriman maksimal tiga kali dalam seminggu.

Lanjutnya, rata-rata ada 250 kg lele dalam sekali pengiriman. Terkait budidaya, ditangani sendiri oleh Akif. Sedangkan suplai bahan ke dapur melibatkan beberapa orang.

"Permintaan dapur, biasanya minta sudah dibersihkan. Terus juga ada yang minta lele yang sudah difilet atau diambil dagingnya saja," terangnya.

Menurutnya adanya MBG menjadi berkah tersendiri baginya. Mengingat dari semula tidak memiliki kolam, kini dapat budidaya lele bahkan suplai bahan ke SPPG.

Di sisi lain pemanfaatan sisa makanan MBG juga termasuk salah satu metode penanganan limbah di dapur.

"Jadi jangan malu-malu untuk memulai dan insyaallah kebutuhan lele untuk suplai dapur MBG di Kebumen masih sangat banyak," pungkas Akif. (Agus Iswadi) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.