TRIBUNJATIM.COM - Sejumlah pohoh tumbang akibat hujan deras dan angin kencang di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026).
Cuaca ekstrem itu terjadi di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sooko, Kecamatan Puri, dan Kecamatan Trowulan.
Dari informasi yang dihimpun, kondisi lalu lintas sempat terganggu akibat cuaca ekstrem itu.
Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan peristiwa pohon tumbang di Kecamatan Puri meliputi pohon jati diameter 25 cm ambruk sempat menutup akses jalan di Desa Banjaragung, Puri, sekitar pukul 16.20 WIB.
Baca juga: Atap Asrama Ponpes Putri Al Mubarrok di Trucuk Bojonegoro Berantakan Diterpa Angin Kencang
Di saat bersamaan, pohon mangga diameter 40 cm roboh di Dusun Karangmojo, Desa Balongmojo, Puri.
Pohon tumbang juga terjadi di Surya Kusuma Regency (Wikarsa) Kenanten, pohon kersen diameter 25 cm di Jalan RA Basuni, serta pohon jati diameter 25 cm di samping Kejari Kabupaten Mojokerto.
"Material pohon tumbang di lokasi tersebut sudah dievakuasi, kondisi lalu lintas kembali normal," ujar Rinaldi, Rabu.
Ia mengatakan, dua pohon jati diameter 30 cm dan 40 cm tumbang di halaman Pondok Yaisra, Jalan Raya Teratai, Desa/Kecamatan Sooko pada pukul 16.30 WIB.
"Kondisi terkini pohon tumbang selesai dievakuasi pada pukul 20.20 WIB," jelasnya.
Rinaldi menambahkan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dan angin kencang menyebabkan pohon angsana diameter 80 cm tumbang di kawasan Pendopo Agung Dusun Nglinguk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan pada pukul 16.30 WIB.
"Pohon tumbang sudah dievakuasi dan dinyatakan aman pada pukul 19.00 WIB," tukasnya.
Kalaksa BPBD Rinaldi menyebut bahwa kerawanan bencana di Kabupaten Mojokerto berpotensi meningkat menyusul puncak musim hujan.
Dirinya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana, terutama di daerah rawan banjir, longsor, dan angin kencang.
Petugas BPBD juga intensif melakukan mitigasi dan cepat tanggap dalam penanggulangan bencana yang didukung posko bencana hidrometeorologi Kabupaten Mojokerto 2025 yang beroperasi 24 jam. (don)