Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - 17 hari berlalu, telur ayam yang diduga palsu di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah belum diketahui kandungannya.
Puluhan butir ayam tersebut telah diamankan pihak berwenang dalam hal ini Kepolisian Sektor (Polsek) Banda saat pertama kali ditemukan pada Minggu (18/1/2026) lalu.
Selain itu, sampel telur juga telah dikirim ke Balai Lab Kesmas Ambon tuk dilakukan uji laboratorium, per Sabtu (24/1/2026).
Namun hingga hari ke-17 tepatnya Rabu (4/2/2026) sampel telur tersebut belum diketahui kandungannya.
Demikian disampaikan Kapolsek Banda, IPTU. Kasim Rahanyamtel kepada TribunAmbon.
"Sampai hari ini belum ada keterangan," ujar IPTU. Kasim.
Ia juga mengaku, uji sampel dilakukan oleh Balai Lab Kesmas Ambon, namun hasilnya belum diterima.
"Balai Labkesmas Ambon yang uji namun belum ada info ke Puskesmas Banda," tukas Kapolsek via pesan singkat WhatsApp.
Pengiriman sampel telur dimonitor oleh Kepala Puskesmas Walang, dr. Fitrah.
Namun hingga kini pihak Puskesmas juga belum menerima hasil uji laboratorium.
Hal itu diketahui saat TribunAmbon melakukan konfirmasi hasil uji laboratorium dari sampel telur.
"Belum ada, Bu Silmi," respon Kepala Puskesmas Walang, dr. Fitrah.
Baca juga: Pemda SBT Usul ke BGN: Ganti Nasi jadi Sagu di Menu Makan Bergizi Gratis
Baca juga: Widya Pratiwi Selamat dari Pemeriksaan Kasus Korupsi Kwarda Pramuka Maluku