Pramono Anung Pasang Target Baru: MRT Balaraja-Kembangan Dibangun dalam 1-2 Tahun
February 05, 2026 11:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memproyeksikan pembangunan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja bisa mulai dikerjakan dalam satu hingga dua tahun ke depan. 

Pramono menyebut, rencana tersebut tengah dipersiapkan secara matang, termasuk melalui kajian mendalam agar pembangunan MRT bisa segera direalisasikan dan memberi dampak besar bagi pengurangan kemacetan di Jakarta dan Banten.

Target Mulai Dibangun dalam 1–2 Tahun

Pramono mengungkapkan, MRT Kembangan–Balaraja menjadi bagian penting dari pengembangan transportasi massal terintegrasi di kawasan aglomerasi Jabodetabek. 

Setelah seluruh persiapan dilakukan, Pramono berharap, pembangunan fisik dapat segera dimulai.

“Saya menaruh harapan, mudah-mudahan 1–2 tahun ke depan sudah bisa dimulai pembangunannya. Kalau itu bisa dilakukan akan sangat baik bagi Jakarta sendiri, bagi Banten, dan tentunya bagi transportasi yang ada di Indonesia,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Gambir, Rabu (4/2/2026).

Pengalaman MRT Utara–Selatan Jadi Modal

Pramono mengatakan, pengembangan MRT Kembangan–Balaraja akan mengadopsi pengalaman Jakarta saat membangun MRT Utara–Selatan (Lebak Bulus-Kota).

Khususnya dalam hal pendanaan dan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Nanti pengalaman Jakarta mengembangkan MRT Utara-Selatan, bekerja sama dengan beberapa institusi internasional dan juga Kementerian Keuangan akan kami lakukan yang sama untuk mengembangkan Fase 2 Kembangan–Balaraja yang akan segera kita persiapkan, kita matangkan. Termasuk studinya,” ujarnya.

Studi Jadi Tahapan Awal Penentuan Pembangunan

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan bahwa penandatanganan nota kesepakatan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap awal berupa kajian menyeluruh sebelum masuk ke fase pembangunan.

“Yang tadi ditandatangani adalah dalam rangka untuk membuat kajian dulu. Kajian itu kurang lebih sekitar antara 8 sampai 10 bulan selesai,” tuturnya.

Anak buah Gubernur Pramono Anung ini  menyebut, kajian tersebut mencakup tiga aspek utama.

“Pertama, kajian kelembagaan, kemudian kajian keuangan, kemudian yang ketiga terkait dengan teknis, seperti trase dan sebagainya,” kata dia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.