Pemkab Lombok Barat-Alfamart Kolaborasi Tingkatkan Kualitas UMKM
February 05, 2026 12:20 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat berkolaborasi dengan Alfamart dalam menyediakan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk kerja nyata pemerintah dalam membuka pintu lebar bagi produk daerah agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyatakan bahwa kesempatan ini merupakan momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pelaku usaha. 

"Kami apresiasi kegiatan ini yang ditunggu oleh pelaku UMKM. Pintu lebar dibuka oleh Alfamart, hingga ini ruang baik dan ini kerja nyata yang kita lakukan untuk memberikan ruang seluruh UMKM," ucap LAZ, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: Alfamart Beri Dukungan Sarana Usaha untuk 10 pelaku UMKM di Senggigi

Meskipun akses pasar ritel modern telah terbuka luas, LAZ mengingatkan bahwa keberhasilan produk di pasar sangat ditentukan oleh kualitas dan kemasan.

Para pelaku UMKM diharapkan memiliki kompetensi tinggi agar produk asal Lombok Barat tidak kalah bersaing dengan produk lainnya di gerai ritel modern.

Target utamanya adalah agar produk-produk lokal tersebut dapat "naik kelas" dan tersedia di seluruh jaringan Alfamart yang tersebar di Lombok Barat.

Pertumbuhan UMKM Baru

Selain penguatan di sektor ritel, Pemkab Lombok Barat lanjut LAZ memiliki visi besar untuk menumbuhkan UMKM baru di setiap desa guna menciptakan lapangan kerja yang luas.

Para pelaku UMKM diminta untuk memanfaatkan momentum ini sebagai pijakan awal dengan semangat tinggi.

"Saya ingin setiap desa tumbuh UMKM baru agar di seluruh desa di Lobar tumbuh dan akan menciptakan lapangan kerja," tegas LAZ.

Pihaknya juga mengupayakan perluasan pasar ke wilayah pelabuhan dengan menggandeng pihak Pelindo. 

Pemkab meminta agar disediakan ruang khusus bagi UMKM untuk memamerkan dan menjual produk setiap kali kapal bersandar.

Upaya ekspansi ini juga dibarengi dengan kesadaran akan peningkatan standar keamanan.

Menurut LAZ, seiring dengan meningkatnya jumlah tamu atau wisatawan yang datang, maka standar keamanan produk dan layanan juga harus ditingkatkan.

"Bagaimanapun makin tinggi tamu yang datang maka safety-nya juga makin tinggi juga," pungkasnya.

Peluang UMKM Tembus Pasar Ritel

Corporate Communication (Humas) Alfamart Cabang Lombok, Mahman mengatakan bahwa, langkah kolaboratif ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal agar bisa menembus pasar ritel modern.

Dia menjelaskan bahwa peluncuran ini bertujuan untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus memberikan motivasi bagi pelaku UMKM yang selama ini kesulitan masuk ke jaringan ritel besar.

Produk-produk yang terpilih mendapatkan posisi penempatan yang sangat strategis, yaitu pada bagian gondola paling depan di setiap gerai.

"Penempatan pun sangat strategis. Karena peletakannya itu ada di gondola. Nah, sedangkan di gondola ini ada di paling depan dan kita tidak memungut biaya apapun terkait penataan produk ini," ujarnya.

Mahman menegaskan komitmennya dalam menyediakan ruang bagi produk lokal sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Meskipun secara aturan dialokasikan sebesar 30 persen untuk ruang produk UMKM, dia menyatakan bahwa Alfamart sangat membutuhkan pasokan produk-produk lokal ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang di Lombok.

Pembinaan UMKM

Mengenai persyaratan bagi UMKM yang ingin bergabung, pihak Alfamart menyatakan tidak ada perbedaan signifikan dengan standar produk nasional.

Namun, terdapat proses edukasi dan pembinaan bagi pelaku usaha yang masih kekurangan dalam hal pemenuhan syarat tertentu.

Beberapa poin krusial yang menjadi penilaian utama adalah kualitas kemasan, kontinuitas suplai, serta legalitas produk.

"Dari produk itu sendiri itu pastinya dari packaging, mungkin dari kontinuitasnya sebuah produk itu, dan kalau secara legalitas pastinya yang kita sangat (perhatikan) seperti PIRT, BPOM, terus Halal dan lain-lain yang sesuai standar pemerintah," tambahnya 

Standar ini sangat penting agar produk yang dijual diakui kualitasnya oleh masyarakat luas dan terjamin kehigienisannya.

Mahnan berharap para pelaku UMKM dapat menjaga konsistensi produksi.

Jika pasokan produk dari Lombok Barat dapat terpenuhi secara berkelanjutan, tidak menutup kemungkinan jangkauan pemasaran produk-produk tersebut akan diperluas ke seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Harapan dari Alfamart ini teman-teman bisa konsisten dan sama-sama mengekspos barang produk UMKM ini sehingga bisa dikenal di seluruh Lombok Barat. Jika suplai bagus, artinya berapa yang kita butuhkan itu bisa terpenuhi, bisa saja kita akan memperluas ke seluruh NTB,” tutupnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.