SRIPOKU.COM - Pada Unit 3 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) kelas 10 SMA, siswa diajak memahami eksistensi dan makna keragaman budaya Indonesia setelah kemerdekaan serta cara menyikapinya sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila.
Menlansir melalui YouTube Media Pembelajaran, inilah kunci jawaban PPKN kelas 10 SMA halaman 141 Kurikulum Merdeka, Unit 3 Bagian 3 Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga: Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Halaman 133 Unit 2, Bagaimana Sikap Kita Atas Keragaman di Indonesia?
Unit 3
Pertanyaan kunci yang akan dikaji pada Unit 3 ini adalah:
1. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 1945, bagaimana eksistensi kebudayaan-kebudayaan yang sudah ada sebelumnya?
2. Apa yang dilakukan terhadap kekayaan budaya bangsa Indonesia setelah kita menghargainya?
3. Bagaimana memaknai keragaman budaya yang ada di Indonesia? Kekuatan atau tantangan?
Baca juga: Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 SMA Halaman 125 Kurikulum Merdeka, Unit 1 Bagian 3 Bhinneka Tunggal Ika
Jawaban :
1. Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, kebudayaan-kebudayaan yang telah ada sebelumnya tetap diakui, dihargai, dan dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Negara memberikan ruang bagi berkembangnya kebudayaan daerah selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan persatuan nasional. Kebudayaan tersebut menjadi identitas bangsa Indonesia yang memperkaya kehidupan nasional.
2. Setelah menghargai kekayaan budaya bangsa, langkah selanjutnya adalah melestarikan, mengembangkan, dan mewariskannya kepada generasi berikutnya. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan, kegiatan budaya, perlindu-ngan terhadap warisan budaya, serta mempromosikan kebudayaan Indonesia agar tetap hidup dan dikenal luas.
3. Keragaman budaya di Indonesia harus dimaknai sebagai kekuatan bangsa karena dapat memperkaya identitas nasional dan memperkuat persatuan. Namun, kera-gaman juga dapat menjadi tantangan apabila tidak disikapi dengan sikap toleransi dan saling menghormati. Oleh karena itu, nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi pedoman agar keragaman tetap menjadi sumber persatuan, bukan perpecahan.