TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi menunjuk Prof Farida Patittingi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM).
Dalam penugasan tersebut, Menteri Brian Yulianto memerintahkan Prof Farida untuk segera menyelenggarakan tahapan pemilihan rektor definitif.
Paling lambat enam bulan sejak masa tugas sebagai Plt dimulai, proses atau tahapan pemilihan rektor sudah harus berjalan.
“Sudah harus dimulai, bukan harus sudah selesai,” ujar Prof Farida kepada Tribun-Timur.Com, Kamis (5/2/2026).
Menanggapi amanah tersebut, Prof Farida menyatakan optimistis dapat menjalankan proses pemilihan rektor dengan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, Professor Hukum Unhas ini menegaskan bahwa sebelum memulai tahapan pemilihan, harus dipastikan terlebih dahulu seluruh layanan berjalan dengan baik.
“Ini kan harus konsultasi dulu. Banyak hal yang harus saya laksanakan. Saya harus memastikan seluruh Tridharma Perguruan Tinggi, layanan administrasi, dan layanan akademik berjalan dengan baik,” ujarnya.
Penunjukan Prof Farida sebagai Plt Rektor UNM sejatinya telah ditandatangani oleh Mendiktisaintek Brian Yuliarto pada 23 Januari 2026.
Namun, Prof Farida baru diperkenalkan secara resmi kepada publik saat pelaksanaan wisuda mahasiswa UNM yang digelar pada Rabu (4/2/2026).
“Yang kami hormati Pelaksana Tugas Rektor UNM Prof Farida Patittingi,” ucap Wakil Rektor I UNM, Prof Hj Haslinda, saat mengawali pembacaan nama-nama wisudawan.
Prof Farida menjelaskan, dirinya ditugaskan sebagai Plt Rektor UNM dalam jangka waktu satu tahun atau hingga ditetapkannya rektor definitif.
“Dalam surat perintah Pak Menteri, saya diperintahkan untuk bertindak sebagai Plt dalam jangka waktu satu tahun atau sampai dilantiknya rektor definitif,” jelasnya.
Sebagai Pelaksana Tugas Rektor, Prof Farida memiliki kewenangan yang lebih luas.
Meski demikian, ia menegaskan seluruh kebijakan strategis tetap akan dikonsultasikan dan dikoordinasikan dengan kementerian.
“Dalam pengambilan keputusan strategis, saya tetap berkoordinasi dengan Menteri,” katanya.
Prof Farida juga mengungkapkan, selama tiga bulan menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Rektor, dirinya mendapat respons dan sambutan positif dari sivitas akademika UNM.
Ia aktif melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat universitas, fakultas, hingga program studi.
“Alhamdulillah, saya sudah bisa memetakan kondisi Universitas Negeri Makassar,” ucapnya.