Bikin Bau Mulut, Ternyata Ini 5 Penyebab Munculnya Karang Gigi
Grid February 05, 2026 04:34 PM

NOVA.id —Penumpukan karang gigi sering kali dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele.

Tanpa disadari, kebiasaan tersebut bisa membuat plak menebal, memicu bau mulut, hingga mengganggu kesehatan gigi dan gusi.

Karang gigi sendiri merupakan lapisan lengket yang terbentuk dari sisa makanan dan bakteri di dalam mulut.

Awalnya berwarna putih dan lunak, namun jika tidak dibersihkan secara rutin, plak akan mengeras dan sulit dihilangkan hanya dengan menyikat gigi biasa.

Berikut ini beberapa faktor yang paling sering menyebabkan karang gigi menumpuk.

1. Jarang atau tidak maksimal membersihkan gigi

Menyikat gigi yang tidak rutin atau teknik menyikat yang kurang tepat membuat sisa makanan dan bakteri mudah menempel di permukaan gigi.

Jika dibiarkan terus-menerus, lapisan ini akan berubah menjadi karang gigi yang dapat merusak enamel dan gusi.

2. Pola makan tinggi gula dan karbohidrat

Makanan manis dan bertepung menjadi sumber utama “makanan” bagi bakteri di mulut.

Semakin sering mengonsumsi jenis makanan ini tanpa diimbangi kebersihan gigi yang baik, semakin cepat plak terbentuk dan menumpuk.

3. Produksi air liur yang minim

Air liur berfungsi membersihkan mulut secara alami dengan membantu menetralkan asam dan membilas sisa makanan.

Saat produksi air liur berkurang, bakteri lebih mudah berkembang dan mempercepat pembentukan karang gigi.

4. Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol

Rokok dan alkohol dapat membuat mulut terasa kering serta menurunkan produksi air liur.

Kondisi ini menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri untuk berkembang dan memperparah penumpukan plak gigi.

5. Pengaruh faktor keturunan

Pada beberapa orang, karang gigi bisa terbentuk lebih cepat meski sudah rajin menyikat gigi.

Faktor genetik dapat memengaruhi komposisi air liur dan struktur gigi, sehingga risiko penumpukan karang gigi menjadi lebih tinggi.

Untuk mencegah karang gigi, biasakan menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan teknik yang benar.

Lengkapi juga dengan penggunaan benang gigi atau sikat interdental untuk membersihkan sela-sela gigi, serta batasi konsumsi makanan manis dan berkarbohidrat tinggi.

Jika karang gigi sudah telanjur menumpuk, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter gigi.

Pembersihan karang gigi secara profesional dianjurkan dilakukan setidaknya satu hingga dua kali dalam setahun agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.