Kunci Jawaban Fikih Kelas 12 Halaman 212 Kurikulum Merdeka Bab 12: Uji Kompetensi
TRIBUNNEWS.COM - Dalam pelajaran Fikih, materi tentang Fikih dan Perkembangannya yang perlu dipahami siswa kelas 12 SMA.
Pada bab kali ini siswa diminta untuk memahami soal kaidah mantuq dan mafhum.
Pada buku pelajaran Fikih kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 212 karangan Dewi Masyitoh dkk. diterbitkan Kementerian Agama Islam tahun 2120, siswa diminta untuk mengerjakan soal uji kompetensi.
Kunci jawaban Fikih kelas 12 halaman 212 pada soal uji kompetensi hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah.
Berikut Tribunnews merangkum kunci jawaban buku Fikih kelas 12 halaman 212 pada soal uji kompetensi.
Kunci Jawaban Fikih kelas 12 Halaman 212
Baca juga: Kunci Jawaban Fikih Kelas 12 Halaman 162 Kurikulum Merdeka Bab 7: Uji Kompetensi
1. Bagaimana cara mengetahui bahwa pada sebuah ayat al-Qur’an terdapat lafadz mantuq?
2. Berikan 1 contoh ayat al-Qur’an yang termasuk lafadz mantuq!
3. Bagaimana cara mengetahui bahwa pada sebuah ayat al-Qur’an terdapat lafadz mafhum?
4. Berikan 1 contoh ayat al-Qur’an yang terdapat lafadz mafhum muwafaqah fahwal khitab selain pada contoh di buku ini!
5. Berikan 1 contoh ayat al-Qur’an yang terdapat lafadz mafhum muwafaqah lahnal khitab selain pada contoh di buku ini!
Kunci Jawaban
- Cara mengetahui adanya lafadz mantuq
Lafadz mantuq dapat diketahui apabila hukum atau makna ayat dinyatakan secara langsung dan eksplisit oleh lafadz ayat itu sendiri, tanpa memerlukan pemahaman tambahan di luar teks.
- Contoh ayat al-Qur’an yang termasuk lafadz mantuq
QS. Al-Baqarah ayat 43:
“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”
Perintah salat dan zakat disebutkan secara jelas dalam lafadz ayat.
- Cara mengetahui adanya lafadz mafhum
Lafadz mafhum diketahui apabila hukum ayat dipahami dari makna tersirat, yaitu dari pemahaman kebalikan atau penguatan makna yang tidak disebutkan secara langsung dalam lafadz ayat.
- Contoh ayat lafadz mafhum muwafaqah (fahwal khitab)
QS. Al-Isra ayat 23:
“Maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’...”
Larangan berkata “ah” menunjukkan secara mafhum bahwa memukul atau menyakiti orang tua lebih keras lagi hukumnya haram.
- Contoh ayat lafadz mafhum muwafaqah (lahnal khitab)
QS. An-Nisa ayat 10:
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api ke dalam perutnya.”
Mafhum-nya menunjukkan bahwa segala bentuk perusakan atau penguasaan harta anak yatim dengan cara lain yang lebih ringan pun tetap haram.
Baca juga: Kunci Jawaban Fikih kelas 10 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Bab 1: Asesmen
Disclaimer:
- Kunci jawaban Fikih di atas hanya digunakan oleh orang tua atau wali untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, pastikan anak mengerjakan sendiri terlebih dahulu.
(Tribunnews.com/Rinanda)