DBL Academy Perkenalkan Basketball Clinic Pertama di Kepulauan Seribu
February 05, 2026 06:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM - DBL Indonesia melalui DBL Academy menggelar Basketball Clinic sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman dan atmosfer basket DBL ke wilayah yang selama ini belum tersentuh agenda liga basket pelajar. Salah satu wilayah tersebut adalah Kepulauan Seribu, yang secara geografis memiliki keterbatasan akses terhadap kegiatan pembinaan basket berskala besar.

Berkolaborasi dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Basketball Clinic Kepulauan Seribu dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026) di SMAN 69 Jakarta. 

Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar secara khusus untuk pelajar SMP dan SMA di Kepulauan Seribu. Basketball Clinic dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti sekitar 40 peserta putra dan putri. Peserta terdiri dari 20 siswa SMAN 69 Jakarta dan 20 siswa SMPN 113 Jakarta. Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran pelatih DBL Academy, termasuk Basketball Director DBL Academy, Dimaz Muharri.

“Hari ini pertama kali dalam sejarah basket Jakarta, Perbasi Jakarta dan Perbasi Kepulauan Seribu mengadakan Basketball Clinic di SMA Negeri 69 Jakarta, Kepulauan Seribu,” ujar Dimaz Muharri.

Materi latihan difokuskan pada fundamental permainan basket, mulai dari basic dribble, basic passing, basic shooting, hingga layup. Pemilihan materi tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan peserta setelah pelatih melakukan observasi langsung di lapangan.

“Kurang lebih ada 40 peserta, cowok dan cewek. Karena kita lihat semuanya masih basic, jadi hari ini kita kasih yang fundamental basket banget,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, meski berlangsung di bawah cuaca yang cukup terik. Minimnya agenda basket sebelumnya di wilayah Kepulauan Seribu membuat kehadiran Basketball Clinic ini terasa sangat dinantikan oleh para pelajar.

“Cukup kaget sih. Cuaca lagi panas-panasnya, tapi mereka sangat excited. Mungkin karena pertama kali Basketball Clinic ke sini, jadi mereka nggak malu-malu walaupun belum bisa basket,” ungkap Dimaz.

Coach Dimaz mencontohkan kisah Muhammad Haikal Malik asal Bengkulu, yang berawal dari ajang Basketball Clinic hingga akhirnya berkesempatan mengikuti DBL Camp dan bahkan menembus DBL Indonesia All-Star. “Dia nggak ikut DBL liga, tapi ketemu di event Basketball Clinic. Dari situ, akhirnya dia ikut program DBL Play Road to DBL Camp musim lalu, dan akhirnya berangkat ke Amerika sebagai DBL All-Star,” kenangnya.

Coach Dimaz menegaskan, "Kami percaya bahwa melalui kegiatan ini, kami dapat menjangkau lebih banyak pelajar di Kepulauan Seribu dan mendorong mereka untuk mengembangkan minat dalam olahraga basket." Dengan adanya Basketball Clinic ini, DBL Academy berharap dapat menumbuhkan minat dan budaya latihan yang berkelanjutan dalam olahraga basket, sehingga dapat melahirkan pemain-pemain yang mampu bertanding di tingkat lebih tinggi.

Melalui kegiatan ini, DBL Academy berharap wilayah yang jarang tersentuh agenda basket dapat membuka peluang lahirnya talenta-talenta potensial. Basketball Clinic menjadi pintu awal bagi para pelajar untuk mengenal basket lebih jauh dan berani bermimpi melangkah ke level yang lebih tinggi. DBL Academy telah menjadi rumah bagi anak-anak Indonesia yang ingin mengasah kemampuan

basket. Dengan mengusung semangat "Where Champions Begin," DBL Academy berkomitmen untuk terus mendukung generasi muda Indonesia Breaking the Barrier. Meruntuhkan dinding penghalang anak bangsa untuk mengejar mimpi mereka menjadi juara di bidangnya masing-masing. DBL Academy akan hadir di Asya Jakarta Timur yang direncanakan membuka kelas perdana pada Mei 2026.

(TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.