TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kedatangan striker asal Spanyol, Sergio Castel, ke markas Persib Bandung memicu teka-teki besar di kalangan Bobotoh.
Masuknya Sergio Castel membuat komposisi legiun asing Persib Bandung kini menjadi sorotan tajam, terutama terkait batas maksimal pendaftaran pemain.
Saat ini, Maung Bandung tercatat memiliki 12 pemain asing.
Padahal, regulasi kompetisi domestik menetapkan batasan yang sangat ketat.
Berdasarkan Pasal 12 ayat 2 Regulasi Kompetisi Super League 2025/2026, setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 (sebelas) pemain asing.
Baca juga: Siasat Prank Bojan Hodak: Usai Sergio Castel ke Persib, Kini Rumor Ragnar Oratmangoen Juga Dibantah
Artinya, secara teknis Persib memiliki kelebihan satu pemain asing untuk liga domestik.
Bojan Hodak harus memutar otak, sebab meski boleh mendaftarkan 11 orang, hanya 7 pemain asing yang diizinkan merumput secara bersamaan di atas lapangan.
Situasi internal tim kian dinamis dengan kabar Febri Hariyadi yang santer dikaitkan dengan PSIM Yogyakarta.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait kepindahan "Bow".
Meski berstatus pemain lokal (WNI), pergerakan keluar-masuk pemain sangat krusial bagi Bojan Hodak untuk menjaga keseimbangan budget dan taktik di tengah gemuknya skuad.
Berbeda dengan aturan ketat di liga domestik, regulasi AFC Champions League Two (ACL 2) justru menjadi angin segar bagi Persib.
Tanpa Batasan: Tim bebas menurunkan seluruh pemain asing yang dimiliki di kompetisi Asia.
Pendaftaran Baru: Sebagai tim yang lolos ke babak 16 besar, Persib boleh menambah amunisi baru maksimal 5 hari sebelum laga leg pertama dimulai.
Inilah alasan mengapa Persib tetap agresif mendatangkan pemain seperti Sergio Castel meski kuota liga domestik sudah penuh.
Berikut adalah barisan legiun asing Persib yang harus berebut slot di kompetisi domestik:
Manajemen Persib kini dihadapkan pada dua pilihan sulit sebelum pendaftaran Super League ditutup:
Strategi "bongkar pasang" ini akan menjadi ujian kejeniusan Bojan Hodak dalam mengelola kedalaman skuad demi ambisi juara di dua kompetisi berbeda. (*)