- Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia mendapat penolakan keras dari warga.
Mereka yang tergabung dalam aktivis hak asasi manusia bahkan menyerukan agar Herzog ditangkap.
Dikutip dari Al Arabiya, Herzog diundang untuk kunjungan selama empat hari di Australia mulai Senin (2/2/2026).
Ia dijadwalkan bertemu dengan komunitas Yahudi terkait serangan di Sydney yang menewaskan 15 orang.
Sejak awal, kelompok hak asasi manusia telah menolak kedatangan Herzog.
Penolakan ini merujuk pada hasil penyelidikan yang dibentuk PBB pada 2025.
Disebutkan bahwa Herzog menghasut terjadinya genosida terhadap warga Palestina.
Atas dasar itu, Kelompok hak asasi manusia meminta pemerintah Australia mencabut undangan Herzog.
Jika tidak, pilihan lainnya adalah menangkap Presiden Israel saat tiba.
"Perdana Menteri Anthony Albanese melakukan kesalahan bodoh dengan mengundang kepala negara Israel, kata pengacara hak asasi manusia.
Menanggapi seruan ini, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong berkomentar.
Ia menegaskan bahwa Herzog diundang oleh pemerintah sesuai keinginan komunitas Yahudi.
Demo penolakan terhadap Herzog berlanjut hingga Kamis (5/2/2026).
Namun, seorang demonstran ditangkap karena dituduh membuat ancaman pembunuhan terhadap kepala negara asing.
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: bagus gema praditiya sukirman