Pemeriksaan Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak Kini Ditarik Propam Polda Metro Jaya
February 05, 2026 08:12 PM

Laporan Ramadhan L Q 

Guna penyelidikan yang lebih objektif dan mendalam, Polda Metro Jaya resmi menarik proses pemeriksaan kedua oknum tersebut dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa penanganan internal terhadap dua oknum anggota tersebut kini berada di bawah Subbid Paminal Polda Metro Jaya.

Baca juga: Geger Dugaan Rekayasa Kasus di Polsek Cilandak, Anggota Diperiksa Propam Polda Metro Jaya

"Pemeriksaan internal terhadap penyelidik Polsek Cilandak oleh Siepropam Polres Metro telah ditarik ke Subbid Paminal Polda Metro Jaya," ujar Budi Hermanto, Kamis (5/2/2026).

Langkah ini diambil setelah identitas kedua oknum terungkap ke publik, yakni Aipda PD dan Aipda S yang menjabat sebagai Bintara Unit Reserse Kriminal (Banit Reskrim) Polsek Cilandak.

Kejanggalan BAP: Ada Timbangan Narkoba di Kasus Penganiayaan

Skandal ini mencuat setelah akun Instagram @saukansamallo mengunggah video viral yang menunjukkan seorang warga menegur polisi.

Warga tersebut memprotes isi dokumen BAP yang tidak sesuai dengan klarifikasi awal terkait kasus penganiayaan.

Kejanggalan yang paling mencolok adalah munculnya lampiran berupa timbangan narkoba dalam berkas pemeriksaan, padahal saksi hanya memberikan keterangan terkait dugaan penganiayaan.

“Berkas yang mau ditandatangani oleh kakak kami tidak sesuai dengan hasil klarifikasi penganiayaan. Dalam lampiran ada timbangan narkoba, padahal tidak ada kaitannya sama keterangan yang diminta oleh penyidik. Sungguh miris penegak hukum kita,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Polsek Cilandak Membantah Rekayasa

Menanggapi polemik tersebut, Kasi Humas Polsek Cilandak, Aipda Nuryono, membantah adanya rekayasa. Ia menegaskan bahwa kasus yang ditangani murni penganiayaan dan tidak ada hubungannya dengan masalah narkoba.

"Untuk klarifikasi tidak benar ya. Mohon maaf tidak ada sangkut pautnya dengan narkoba. Yang ditangani masalah penganiayaan saja," kata Nuryono.

Meski demikian, pihak kepolisian berjanji akan memberikan kejelasan kronologis. Kanit Reserse Polsek Cilandak pun dijadwalkan segera memberikan keterangan lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Selatan guna meluruskan informasi yang beredar. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.