SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Rambang meluap dan merendam permukiman warga di Desa Tanjung Miring serta Desa Kayu Ara, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).
Hingga Kamis (5/2/2026), tercatat puluhan Kepala Keluarga (KK) terdampak genangan air setinggi lutut orang dewasa.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir, Edi Rahmat, mengonfirmasi bahwa banjir telah merambah wilayah permukiman.
Berdasarkan data sementara, dampak paling signifikan terlihat di Desa Tanjung Miring.
"Di Desa Tanjung Miring, tercatat ada 30 KK yang terdampak dengan total 106 jiwa. Sementara untuk Desa Kayu Ara, tim kami masih melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan jumlah warga yang terdampak," terang Edi saat dikonfirmasi.
Berdasarkan laporan tim di lapangan, banjir setinggi lutut orang dewasa.
Meskipun genangan air belum berdampak signifikan pada aktivitas warga, BPBD tetap menyampaikan pesan waspada.
"Menurut warga, banjir tersebut sudah biasa setiap musim hujan. Tapi tetap kami imbau waspada," ujar Edi.
Rencananya pada Jumat (6/2/2026) mendatang, BPBD mendirikan posko banjir.
Posko tersebut akan diisi tenaga medis dan juru masak.
"Sejauh ini belum ada yang mengungsi. Kami terus memantau perkembangan banjir," tutup Edi.