Kasus Bimtek DPRD Surabaya: Armuji dan Musyafak Rouf Penuhi Panggilan Polisi
February 05, 2026 09:04 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, bersama Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim), Musyafak Rouf, mendatangi Mapolrestabes Surabaya pada Kamis (5/2/2026) sore. Kehadiran dua tokoh politik senior ini, bertujuan untuk memenuhi panggilan penyidik Satreskrim terkait dugaan kasus korupsi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Surabaya periode 2009–2014.

Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, dan langsung menuju ruang penyidik di lantai atas. Pemanggilan ini, merupakan langkah lanjutan dari pihak kepolisian untuk mengusut kembali perkara yang sempat mandeg selama beberapa waktu.

Respons Armuji dan Musyafak Rouf

Saat ditemui SURYA.co.id sebelum memasuki ruang pemeriksaan, Armuji mengaku ini adalah kehadirannya yang pertama di hadapan penyidik dalam perkara ini. Sebelumnya, jadwal pemeriksaan pada 28 Januari 2026 sempat tertunda.

“Ya, ini baru pertama kali saya datang. Nanti saja kalau sudah diperiksa,” kata Armuji singkat.

Sementara itu, Musyafak Rouf yang menjabat sebagai Ketua DPRD Jatim saat ini, mengaku kehadirannya hanya sekadar mendampingi Armuji.

“Saya datang ke sini hanya mengantarkan sahabat saya ke Polrestabes Surabaya,” jelasnya.

Baca juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Dibuka Kembali, Armuji Respons Soal Kabar Keterlibatan Dirinya

Konfirmasi Pihak Kepolisian

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Heriyanto, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

Penyelidikan difokuskan pada kegiatan bimtek yang dilakukan oleh para legislator Surabaya lebih dari satu dekade silam.

Polisi mulai memanggil saksi-saksi kunci guna melengkapi berkas penyidikan yang sempat terhenti.

Latar Belakang Kasus Bimtek DPRD Surabaya

Kasus dugaan korupsi bimtek DPRD Surabaya periode 2009-2014, merupakan kasus lama yang melibatkan alokasi anggaran daerah untuk kegiatan peningkatan kapasitas anggota dewan.

Pada periode tersebut, Armuji menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya dari fraksi PDI Perjuangan, sementara Musyafak Rouf menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Penyelidikan sempat naik ke tahap penyidikan beberapa tahun lalu, sebelum akhirnya dilakukan pendalaman ulang oleh Polrestabes Surabaya pada awal tahun 2026 ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.