TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG – Produksi film pendek kini menjadi bagian dari proses pembelajaran kreatif bagi siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta.
Melalui kerja sama dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam tahapan produksi film secara profesional.
Kolaborasi ini menghadirkan program pendampingan produksi film pendek siswa yang dikemas dalam Visual Talenta Festival and Booth of Culture (Vista Fest) 2026 bertema “Beyond The Ordinary Youth Voice From Screen”.
Program ini sekaligus mendukung upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema.
Rektor IKJ Syamsul Maarif mengatakan, produksi film pendek menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengasah kreativitas, kerja tim, dan pemahaman teknis siswa di bidang seni visual.
“Melalui proses produksi film pendek, siswa tidak hanya belajar membuat karya, tetapi juga memahami alur kerja perfilman dari pra-produksi, produksi, hingga pascaproduksi,” ujar Syamsul, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan, sebanyak 19 film pendek karya siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta akan didampingi langsung oleh dosen Fakultas Film dan Televisi IKJ.
Karya-karya tersebut direncanakan diputar dan diapresiasi melalui penayangan di bioskop komersial di Jakarta.
Menurut Syamsul, keterlibatan dosen dan mahasiswa IKJ diharapkan mampu meningkatkan kualitas karya sekaligus mengenalkan dunia industri film secara profesional kepada pelajar SMA.
“Ini menjadi pengalaman belajar yang konkret bagi siswa sekaligus bagian dari implementasi Jakarta sebagai kota sinema,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Suranti menyampaika produksi film pendek menjadi program unggulan sekolah dalam pengembangan potensi nonakademik siswa.
“Melalui Vista Fest, siswa bisa mengekspresikan ide, gagasan, dan kegelisahan mereka dalam bentuk karya film. Ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga proses belajar yang mereka jalani,” tutur Suranti.
Ia menjelaskan, program produksi film pendek ini diperuntukkan bagi siswa kelas XI dan menjadi proyek perdana perfilman di SMA Muhammadiyah 3 Jakarta.
“Proses kreatif dimulai sejak Januari hingga April 2026. Ini memang program baru, tetapi kami optimistis karena siswa didampingi langsung oleh IKJ yang berpengalaman di industri film,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, IKJ dan SMA Muhammadiyah 3 Jakarta telah menggelar workshop produksi film pendek pada Rabu (4/2/2026) di Aula Besar SMA Muhammadiyah 3 Jakarta.
Workshop tersebut menjadi pengenalan dasar proses produksi film bagi para siswa.
Kegiatan itu dihadiri Ketua Yayasan Muhammadiyah Ahmad Said Matondang, jajaran sekolah, serta Wakil Rektor III IKJ Bidang Kerja Sama Ika Yuni Purnama.