Rekor Tertinggi Pekerja Asing di Nagasaki Jepang, Tembus 12.807 Orang, Indonesia Tumbuh Pesat
February 05, 2026 09:32 PM

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, JEPANG — Jumlah pekerja asing yang bekerja di Prefektur Nagasaki kembali mencetak rekor tertinggi. 

Berdasarkan data Kantor Tenaga Kerja Nagasaki, hingga akhir Oktober 2025 jumlah pekerja asing mencapai 12.807 orang, meningkat 1.711 orang atau 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi empat tahun berturut-turut.

Indonesia Tumbuh Paling Pesat

"Berdasarkan kewarganegaraan, Vietnam tetap menjadi kelompok terbesar dengan 3.018 orang (naik 2 persen). Indonesia menempati posisi kedua dengan 2.342 orang, mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 38,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap sumber Tribunnews.com di dinas tenaga kerja Nagasaki.

Disusul Nepal (1.753), Filipina (1.588), Myanmar (1.328), dan China (844). Dalam tiga tahun terakhir, jumlah pekerja asal Indonesia di Nagasaki meningkat sekitar 3,8 kali lipat.

Baca juga: Manufaktur Semikonduktor Taiwan akan Produksi Massal Semikonduktor 3 Nanometer di Kumamoto  Jepang

Selain jumlah pekerja, jumlah perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing juga melonjak 12,5 persen menjadi 2.338 lokasi usaha, tertinggi sejak pencatatan dimulai. 

Otoritas menilai tren ini didorong oleh kekurangan tenaga kerja yang semakin serius di berbagai sektor industri.

Lonjakan di Sektor Kesehatan dan Jasa

Ditinjau dari sektor, manufaktur masih menjadi penyerap terbesar dengan 3.418 pekerja asing. 

Namun, sektor medis dan kesejahteraan mencatat pertumbuhan tercepat, dengan kenaikan 35,5 persen menjadi 1.400 pekerja. 

Kekurangan tenaga kerja juga menonjol di perhotelan dan jasa makanan-minuman, sehingga mendorong pemanfaatan tenaga kerja asing.

Sebaran Wilayah dan Status Izin Tinggal

Secara wilayah, Sasebo mencatat pertumbuhan jumlah perusahaan tertinggi dengan kenaikan 18,8 persen menjadi 429 lokasi, diikuti Kepulauan Goto yang naik 17,1 persen menjadi 123 lokasi, dipicu peningkatan pekerja paruh waktu mahasiswa asing. 

Dari sisi jumlah pekerja, Kota Nagasaki menjadi yang terbanyak (4.798 orang), disusul Sasebo, Isahaya, dan Shimabara.

Berdasarkan status izin tinggal, kategori profesional dan teknis menjadi yang terbesar dengan 4.665 orang, meningkat 21,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kantor Tenaga Kerja Nagasaki menyatakan akan memperkuat pembinaan kepada perusahaan untuk memastikan pengelolaan ketenagakerjaan yang tepat serta lingkungan kerja yang aman dan ramah bagi pekerja asing, seiring meningkatnya ketergantungan industri lokal terhadap tenaga kerja internasional.

Diskusi  loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.