Tinjau Kebun Produktif Lapas Kupang, Wagub NTT Johni Asadoma: Hijaukan Terus Lahan Kosong 
February 05, 2026 09:38 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meninjau kebun produktif milik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTT yang berada di kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kupang, Kamis (5/2/2026). 

Rombongan disambut langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, bersama jajaran pegawai dan warga binaan Lapas Kelas II A Kupang.

Kebun produktif yang ditinjau merupakan hasil pemanfaatan lahan tandus dan berkarang di area kompleks lapas yang kini berhasil disulap menjadi lahan pertanian yang subur.
 
Berbagai jenis tanaman hortikultura seperti kacang panjang, terong, edamame, dan jagung tumbuh dengan baik di lahan tersebut.

Baca juga: Wagub NTT Johni Asadoma Bagi Sembako Usai Ibadah Bersama Korban Puting Beliung di Bello Kota Kupang

Hasil panen dari kebun ini sebagian besar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan Program Makanan Bergizi (MBG) melalui Satuan Pengelola Pengadaan Gizi (SPPG).

Program ini tidak hanya mendorong kemandirian warga binaan, tetapi juga mendukung pengelolaan pangan lokal yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Wakil Gubernur yang berkenan meninjau kebun kami. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan warga binaan untuk terus bekerja dan berinovasi,” ujar Ketut Akbar Herry Achjar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTT terhadap inisiatif Kanwil Ditjenpas NTT dalam mengembangkan kebun produktif tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih atas inisiatif, kerja nyata, dan inovasi yang dilakukan. Lahan yang sebelumnya kosong kini menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomis. Tanam dan hijaukan terus lahan kosong yang kurang lebih 40 hektar di kompleks lapas ini,” katanya. 

Semangat warga binaan pun terlihat. Salah satu warga binaan, Yus, menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung penuh program kebun produktif tersebut.

“Kami warga binaan Lapas Kupang siap menanam semua lahan kosong,” ujarnya yang disambut pekik semangat warga binaan lainnya. 

Program kebun produktif di Lapas Kelas II A Kupang ini menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendorong pembinaan warga binaan yang berorientasi pada kemandirian, keterampilan, dan produktivitas ekonomi. (fan) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.