Desakan Negara Arab Berhasil, AS Akhirnya Setuju Lanjutkan Negosiasi Nuklir dengan Iran di Oman
February 05, 2026 09:42 PM

Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang sempat berada di ambang kegagalan akhirnya tetap dilanjutkan.

Pembicaraan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (6/2/2026) ini disepakati digelar di Muscat, Oman setelah adanya dorongan dari sejumlah negara Arab.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa perundingan nuklir dengan AS akan berlangsung pada Jumat pagi waktu setempat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Oman atas dukungan dan fasilitasi pertemuan tersebut.

Negosiasi ini berlangsung di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan.

Dialog ini disebut-sebut menjadi kesempatan terakhir bagi Iran untuk menghindari potensi serangan terhadap kepemimpinan dan program nuklirnya.

Sebelumnya, pembicaraan sempat gagal setelah Iran menegaskan bahwa perundingan hanya akan membahas program nuklir.

Sementara itu, AS menginginkan agar program rudal balistik Iran juga masuk dalam agenda, yang langsung ditolak Teheran.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei harus merasa sangat khawatir jika negosiasi gagal.

Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah perbedaan pandangan kedua pihak telah sepenuhnya terselesaikan.

Iran sendiri menegaskan bahwa satu-satunya jaminan yang dapat dibahas adalah komitmen bahwa program nuklirnya tidak memiliki tujuan militer.

Teheran juga bersikeras agar Oman tetap menjadi lokasi perundingan, mengingat negara tersebut selama ini menjadi mediator utama.

(Tribun-Video.com/theguardian.com)


https://www.theguardian.com/world/2026/feb/04/us-iran-talks-risk-collapse-oman-move-rejected?utm_source=chatgpt.com

#Nuklir  #Iran #Negara Arab

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.