- Pihak Inara Rusli mengungkapkan sejumlah poin keberatan soal ketiga anaknya diasuh Virgoun.
Bermula dari polemiknya sebagai orang ketiga di biduk rumah tangga pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi dan konten kreator, Wardatina Mawa, Inara Rusli mulai dibatasi bertemu anak oleh mantan suaminya, Virgoun.
Sejak tanggal 22 November 2025, Virgoun menjemput ketiga anaknya dan meminta Inara untuk fokus meyelesaikan masalahnya dengan suami sirinya, Insan.
Namun, penjemputan itu dilakukan Virgoun tanpa seizin Inara sebagai pemegang hak asuh anak berdasarkan keputusan Pengadilan Agama yang turun 10 November 2023 silam.
"Tanggal 22 November 2025, Virgoun membawa anak-anak tanpa seizin orang tua pengasuhnya dalam hal ini ibu kandungnya yaitu Inara," jelas tim kuasa hukum Inara, Herlina, dikutip dari YouTube DY TV MEDIA ID, Kamis (5/2/2026).
Atas hal itu, Inara melaporkan Virgoun ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) lantaran merasa dihalang-halangi bertemu ketiga anaknya.
"Hingga saat ini, Inara dipersulit akses untuk menemui atau bahkan sekadar video call. Untuk anak-anaknya tidak diberikan akses menjemput di sekolah."
"Bahkan neneknya anak-anak dari ibu kandungnya juga tidak diberikan akses untuk melihat atau menjenguk anaknya," seloroh Herlina.
Herlina menambahkan, ada sejumlah poin yang membuat kliennya keberatan anak-anaknya diasuh mantan suaminya itu.
Di antaranya terkait tidak dibatasinya sang anak mengakses media sosial.
"Berdasarkan pengakuan dari anak-anak dan kesaksian orang-orang yang mengasuh anak-anak, bahwa mereka diberikan akses internet tanpa batas," imbuh Herlina.
Inara juga kesal lantaran anak-anaknya sudah sebulan mengidap batuk karena paparan asap rokok.
"Anak-anak juga sudah batuk hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah itu, dan hampir semuanya perokok aktif," tandasnya.
Akibat itu, anak-anak Inara diduga mengalami penurunan kondisi psikis dan kesehatan.
Apalagi, pernyataan-pernyataan Ibu Virgoun, Eva Manurung cenderung memojokkan Inara.
"Hingga saat ini jejak digitalnya masih ada, tersebar, mengakibatkan anak-anak mengalami penurunan kondisi psikis dan kesehatan secara signifikan," tutup Herlina.(*)
#Asap Rokok #Medsos #Virgoun #INARA