TRIBUN-BALI.COM - Video diduga perkelahian antar pemuda viral di media sosial. Video berdurasi 19 detik itu diketahui berlokasi di ruas jalan Udayana, tepatnya di depan GOR Bhuwana Patra Singaraja.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Senin (2/2) sekitar pukul 22.30 Wita. Bahkan peristiwa ini telah dilaporkan ke Polres Buleleng atas dugaan pengeroyokan.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan ini tercatat dengan nomor LP/B/40/II/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali.
"Pelapor atas nama Putu Juli Ariadi (21) warga Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kasus ini dilaporkan pada Selasa (3/2/2026)," ucapnya Kamis (5/2).
Berdasarkan keterangannya, peristiwa bermula saat Ariadi menerima pesan singkat WhatsApp dari seseorang bernama David. Namun karena tidak dikenal, pesan itu akhirnya diabaikan.
"Isi pesan tersebut terlapor atas nama David mempertanyakan alasan korban diduga mendorong istri terlapor," ungkapnya.
Baca juga: WABUP Klungkung: Pertama Kali dalam Sejarah, Pembangunan Infrastruktur di Nusa Penida Capai Rp200 M
Baca juga: PEMPROV Bali Aksi Bersih Pantai, Menteri LH & Menpar Turun Tangan, dari Pantai Kelan hingga Jimbaran
Kemudian pada Senin (2/2) malam, Ariadi kembali membaca pesan tersebut dan menanyakan maksud chat itu kepada David. Percakapan pun berlanjut dengan ajakan bertemu di depan GOR Bhuwana Patra Singaraja, yang kemudian disetujui Ariadi.
"Pelapor datang ke lokasi bersama enam orang temannya. Sesampainya di depan GOR, pelapor menemui empat orang yang tidak dikenalnya dan menanyakan siapa yang bernama David. Dan dijawab oleh salah satu dari empat orang tersebut," jelasnya.
Adu mulut antara Ariadi dan David tak dapat dihindari hingga berujung pada perkelahian. Namun pada hari itu juga keduanya sepakat damai.
Saat hendak meninggalkan lokasi, David tiba-tiba mendatangi Ariadi kemudian menendang bagian perut hingga pemuda 21 tahun itu jatuh. Perkelahian kembali terjadi, namun kali ini ada beberapa teman David ikut memukul sehingga terjadi pengeroyokan.
"Karena dikeroyok, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah Jalan Udayana. Sementara terlapor bersama teman-temannya meninggalkan lokasi kejadian," ucapnya.
Satreskrim Polres Buleleng hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mencari para terduga pelaku pengeroyokan. Sedangkan korban telah divisum di RSUD Buleleng. (mer)