Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Dua jenazah diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan bersamaan dengan pengangkatan bangkai kapal, Minggu (1/2/2025) dan Senin (2/2/2026), akhirnya dimakamkan.
Dua jenazah tersebut ditemukan di wilayah perairan Gilimanuk, Bali dan sempat dibawa ke RSUD Negara, Kabupaten Jembrana. Kondisi kedua jenazah mirip, yakni tak lengkap.
Kasatpolairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchamad Wahyudi membenarkan kedua jenazah telah dibawa ke Banyuwangi. Jenazah dibawa ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut.
"Benar, dua-duanya dibawa ke Banyuwangi dari Bali," kata Wahyudi, Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Pengangkatan Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Kembali Temukan Jenazah
Koordinator Pelayanan Medis RSUD Blambangan dr Ayyub Erdiyanto menambahkan, RSUD Blambangan hanya menjadi penempatan jenazah.
Seluruh proses identifikasi dan sejenisnya mennadi ranah tim Dokkes Polresta Banyuwangi dan RS Bhayangkara Bondowoso.
"Detail terkait jenazah yang bisa menjelaskan adalah Tim Dokkes dan RS Bhayangkara Bondowoso selaku pemeriksa," ujarnya.
Ayyub membenarkan bahwa kedua jenazah telah dimakamkan beberapa saat setelah ditempatkan di Kamar Jenazah RSUD Blambangan Banyuwangi.
"Sudah dimakamkan tadi pagi jam 10.00 WIB," tambah Ayyub.
Menurut informasi, jenazah tersebut dimakamkan sebagai Mr X sebab tak ada identitas yang bisa dikenali. Mereka dimakamkan secara terpisah di tempat pemakaman Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
Proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya akan berlangsung lebih dari 20 hari sejak dimulai akhir Januari lalu. Pihak berwenang tak menampik, pengangkatan bangkai kapal dan kendaraan yang dimuat bisa membuat jenazah-jenazah terangkat ke permukaan laut.
Untuk itu, Satpolairud memperluas area patroli agar kemunculan jenazah bisa cepat diketahui.