Seorang Pedagang Diusir Satpam dari Kampus UKIT Tomohon, Alumnus: Melukai Rasa Kemanusiaan
February 06, 2026 02:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Alumni Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), Supriyadi Pangellu, menyayangkan tindakan oknum satuan pengamanan (satpam) yang diduga melakukan pengusiran terhadap seorang ibu yang berjualan di area Kampus UKIT, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Kepada Tribun Manado, Kamis (5/2/2026) malam, Supriyadi menilai peristiwa tersebut seharusnya tidak terjadi.

Terlebih UKIT dikenal sebagai lembaga pendidikan milik Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang melahirkan calon-calon pendeta dan pemimpin gereja.

“Sangat menyesalkan. Kejadian seperti ini tidak pantas terjadi di lingkungan pendidikan gereja, tempat lahirnya calon pemimpin dan pendeta GMIM,” ujar Supriyadi via WhatsApp.

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UKIT itu juga menyoroti sikap oknum satpam yang dinilainya tidak mencerminkan nilai kasih sebagaimana diajarkan dalam gereja, apalagi tindakan tersebut dipertontonkan kepada mahasiswa teologi.

Menurutnya, video pengusiran yang beredar seharusnya mendapat perhatian serius dari seluruh warga GMIM, mengingat kampus UKIT merupakan milik gereja.

“Kampus itu milik GMIM. Gereja selalu mengajarkan tentang kasih. Kalau ini dilakukan atas instruksi pimpinan, patut dipertanyakan apakah pimpinan di UKIT mengajarkan untuk tidak mengedepankan kasih, bahkan kepada seorang ibu yang mencari nafkah,” tuturnya.

Supriyadi juga menyinggung kondisi ibu pedagang tersebut yang sudah lanjut usia dan menggantungkan hidup dari berjualan gorengan. 

Ia menyebut, ibu tersebut telah berjualan di lingkungan kampus selama kurang lebih 23 tahun.

“Itu bukan waktu yang singkat. Mengusir dan bahkan merampas dagangan hanya karena alasan instruksi pimpinan sangat melukai rasa kemanusiaan,” sambungnya.

Atas peristiwa tersebut, Supriyadi meminta Rektor UKIT, Sandra Korua, untuk memberikan perhatian khusus dan mengambil sikap tegas.

Ia menegaskan, sebagai pemimpin lembaga pendidikan milik gereja, rektor harus menunjukkan keberpihakan pada nilai-nilai kasih yang diajarkan GMIM.

“Rektor harus bertindak dan bersikap. Bila perlu, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada ibu yang bersangkutan dan kepada warga GMIM,” tandasnya.

Sang Ibu Sudah 23 Tahun Berjualan

Sebelumnya, seorang ibu penjual gorengan diduga tidak diperbolehkan berjualan di area Kampus Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026).

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video siaran langsung sang ibu beredar dan viral di media sosial Facebook. 

Video itu diunggah oleh akun bernama Nonheni Urupda.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga petugas keamanan kampus yang baru mendatangi ibu tersebut.

Dalam video itu, ia menyampaikan agar ibu trrsebur tidak berjualan di area gereja yang berada di lingkungan kampus.

Ibu penjual gorengan itu kemudian menyampaikan bahwa dirinya telah berjualan di lokasi tersebut selama lebih dari 23 tahun. 

Ia juga mengungkapkan kesedihannya atas kejadian yang dialaminya dalam video tersebut.

“Sudah 23 tahun saya berjualan di sini, tidak pernah dimarahi,” ujarnya sambil menangis.

Kemudian pria tersebut mengambil keranjang jualan ibu itu dan meletakan di tempat lain.

Video tersebut sontak menuai reaksi dari Netizen.

Ada sejumlah komentar yang memberi dukungan kepada sang ibu, ada pula yang memberi kritikan kepada dua bela pihak.

Tentang UKIT Tomohon - Sulut

Kampus Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) adalah perguruan tinggi swasta berbasis Kristen Protestan di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Didirikan tahun 1965 oleh Yayasan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

UKIT memiliki 7 fakultas, yaitu Teologi, FKIP, Psikologi, Pertanian, Hukum, Teknik, dan FMIPA, dengan visi menjadi perguruan tinggi yang unggul dan menghasilkan lulusan yang kompeten di Indonesia Timur. 

Profil

Nama: Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT).

Lokasi: Jalan Raya Mando-Tomohon, Kakaskasen, Tomohon, Sulawesi Utara.

Pendiri: Yayasan GMIM.

Tahun Berdiri: 1965.

Visi: Menjadi perguruan tinggi yang mampu mengembangkan ilmu dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berintegritas.

Fakultas yang Tersedia:

Fakultas Teologi

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

Fakultas Psikologi

Fakultas Pertanian

Fakultas Hukum

Fakultas Teknik

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Akreditasi dan Fasilitas: 

Universitas ini memiliki akreditasi dari BAN-PT.

Kampus ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai untuk mendukung proses belajar mahasiswa.

Informasi Pendaftaran: 

Informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat di laman resmi universitas, yaitu www.uki-t.ac.id.

Baca juga: Dosen Psikologi UKIT Ingatkan Pentingnya Proses dan Lingkungan Sehat untuk Jaga Kesehatan Mental

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.