TRIBUNNEWSMAKER.COM - Isu dugaan pengawasan intelijen terhadap Anies Baswedan di Karanganyar, Jawa Tengah akhirnya ditanggapi pihak TNI.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo memberikan klarifikasi terkait pertemuan aparat dengan Anies yang sempat memicu spekulasi publik.
Kolonel Inf Andy Soelistyo menegaskan tidak ada unsur pemantauan khusus, melainkan pertemuan yang terjadi secara kebetulan di lokasi kegiatan.
Baca juga: Tabiat Licik Teddy Pardiyana Dibongkar Sule, Jadikan Anak untuk Persoalkan Warisan: Gimana Otaknya?
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi buah bibir setelah dia berfoto bersama tiga orang yang disebut sebagai intel TNI.
Dalam video yang viral di media sosial tersebut, Anies dan ketiga pria itu terlihat berpose di sebuah lokasi yang menyerupai rumah makan.
Dikutip dari TribunSolo.com, video berdurasi 46 detik itu diunggah pada Senin (2/2/2026). Disebutkan, Anies Baswedan berada di Karanganyar, Jawa Tengah.
Narasi dalam video tersebut menyebutkan bahwa Anies tengah diawasi intel Karanganyar, namun berujung foto bersama.
Dalam video, tampak Anies Baswedan mengajak ketiga pria tersebut berpose untuk foto bersama.
"Ayo foto bareng yang tugas malah nggak kefoto, daripada sembunyi-sembunyi to, kita enakan foto bareng, mas," kata Anies dalam video tersebut.
Salah seorang dari tiga pria itu kemudian menanggapi, "Saya tadi habis kegiatan."
"Halah ojo ngono, saya kemana-mana sering ditemeni," timpal Anies.
Di akhir video, Anies Baswedan menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus menitipkan salam.
"Terima kasih dijagain, salam buat komandanya," ujar Anies dalam video tersebut.
Menanggapi video viral tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo mengakui bahwa ketiga pria yang berada dalam video itu merupakan anggota intelijen dari Kodim Karanganyar.
Pengakuan tersebut disampaikan berdasarkan hasil pendalaman internal.
"Kami sampaikan bahwa benar tiga orang yang berfoto dengan Bapak Anies di video tersebut adalah anggota Intel Kodim Karanganyar," kata Andy dalam rilisnya, dikutip dari TribunSolo.com, Kamis (5/2/2026).
Andy menyebutkan, pertemuan tersebut terjadi secara kebetulan di Soto Mbok Giyem, Karanganyar.
Menurutnya, ketiga anggota TNI tersebut sedang makan siang setelah menghadiri rapat pemantauan wilayah.
"Mereka tidak mengetahui bahwa Bapak Anies juga akan makan siang di tempat yang sama," ujarnya.
Ia menjelaskan, tiga anggota TNI dan Anies Baswedan secara kebetulan berada di Warung Mbok Giyem dan kemudian berfoto bersama.
"Jadi sekali lagi kami sampaikan bahwa benar ketiga orang tersebut adalah anggota Intel Kodim Karanganyar, yang ketika sedang makan siang, secara kebetulan setelah itu Bapak Anies juga mendatangi warung Mbok Giyem dan selanjutnya mengajak ketiga anggota untuk melakukan Foto bersama," katanya.
Dalam kesempatan itu, Andy menegaskan tidak ada kepentingan dari anggotanya untuk mengawasi kegiatan Anies Baswedan. Ia menekankan bahwa Anies saat ini berstatus sebagai warga biasa.
"Poin penting yang kami sampaikan disini, bahwa tidak ada kepentingan dari ketiga anggota tersebut untuk mengawasi kegiatan Bapak Anies dan kami sampaikan bahwasanya saat ini Bapak Anies juga merupakan masyarakat biasa," tuturnya.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)