BANJARMASINPOST.CO.ID - Tim badminton putra dan putri Indonesia hadapi Thailand pada babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 di Cina, Jumat (6/2/2026).
Kiprah para wakil Merah Putih di Qingdao Conson Gymnasium itu bisa disaksikan lewat live TVRI dan streaming Vidio.com.
Masing-masing pukul 09.00 Wita untuk tim putri dan pukul 16.00 Wita.
Tim putri yang pada penentuan juara grup kalah 2-3 oleh Jepang, kembali diadang lawan tangguh.
Baca juga: Live TVRI! Kejuaraan Beregu Asia 2026, Dhinda Tampil Lawan Jepang, Kans Tim Putra Atasi Malaysia
Thailand punya amunisi terbaik pada sektor tunggal, yakni pemain senior Busanan Ongbamrungphan.
Selain itu, ada Juara Dunia Junior 2023, Pitchamon Opatniputh (19).
Di sisi lain, Indonesia kehilangan 4 poin dari 6 total partai yang dijalani tunggal putri
sepanjang babak penyisihan grup.
Tunggal putri pertama, Thalita Ramadhani Wiryawan (18) yang berperingkat 67 dunia belum meraih kemenangan pada dua kesempatan.
Mutiara Ayu Puspitasari sebagai pemain keduanya juga belum stabil.
Setelah menyumbang poin di laga kontra Hong Kong, Juara Asia Junior 2023 ini kalah telak saat Indonesia melawan Jepang.
Tapi, Indonesia punya peluang lebih besar di ganda putri berkat kehadiran pemain-pemain yang lebih berpengalaman.
Mereka adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma, hingga Rachel Allessya Rose.
Sedangkan dari Thailand, pasangan yang patut diwaspadai adalah Hathaithip Mijad/Napapakorn Tungkasatan.
Duet ini peraih perak Kejuaraan Asia Junior 2025.
Di kelompok putra, Indonesia diuntungkan lantaran Thailand tidak pemain andalan seperti Kunlavut Vitidsarn dan Dechapol Puavaranukroh.
Tapi, Thailand bisa mengancam pada sektor tunggal lewat Panitchapon Teeraratsakul yang mencapai final beruntun di Indonesia Masters dan Thailand Masters.
Teeraratsakul bisa menjadi lawan yang sulit bagi Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed.
Namun, Indonesia punya senjata pamungkas melalui Anthony Sinisuka Ginting yang bisa tampil pada partai tunggal kedua atau ketiga.
Penurunan peringkat akibat cedera membuat Anthony Ginting jadi wild card bagi tim putra Indonesia.
Kemenangan pada perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026, akan berarti dua hal bagi tim putra dan putri Indonesia.
Selain memastikan raihan medali, posisi empat besar di Kejuaraan Beregu Asia 2026 berarti lolos ke Thomas dan Uber Cup 2026.
Tentunya, masih ada hasil maksimal yang bisa diraih yaitu kemenangan.
Indonesia pernah menjuarai Kejuaraan Beregu Asia dengan tiga kali di sektor putra (2016, 2018, 2020) dan sekali di sektor putri (2022).
Pada edisi terakhir tahun 2024, tim putra Indonesia terjungkal pada babak perempat final dan untuk pertama kalinya gagal meraih podium Kejuaraan Beregu Asia.
Putri
Putra
(Bolasport)