Kalahkan Jepang, Timnas Indonesia Tantang Iran di Final Piala Asia Futsal 
February 06, 2026 08:40 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID- Catatan sejarah Timnas Futsal Indonesia berlanjut. Merah Putih lolos ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Jepang 5-3 di Indonesia Arena, Kamis (5/2/2026).

Kemenangan Indonesia didapatkan secara dramatis melalui babak extra time atau perpanjangan waktu setelah di waktu normal bermain sama kuat 3-3.

Gol Reza Gunawan dan Dewa Rizki di babak ekstra tim menjadi penentu kemenangan bagi Indonesia.

Sebenarnya di waktu normal, gol Firman Adriansyah di menit ke-39 nyaris membuat Indonesia menang, sebelum kemudian Jepang menyamakan skor melalui penalti Kazuya Shimizu di menit akhir.

Baca juga: 8 Fakta Menarik Indonesia vs Vietnam dan Jadwal Laga Semifinal vs Jepang AFC Futsal 2026

Adapun di babak pertama, Indonesia unggul 1-0 dan bahkan menambah keunggulan menjadi 2-0 di awal babak kedua setelah gol bunuh diri pemain mereka.

Namun Jepang sempat bangkit dan menyamakan skor menjadi 2-2, salah satunya lewat upaya kapten mereka Kazuya Shimizu yang menghasilkan own goal dari Yogi Saputra.

Satu menit menjelang laga bubaran, Indonesia kembali unggul menjadi 3-2 melalui gol dari Firman Adriyansyah.

Jepang menunjukkan semangat pantang menyerah. Usaha mereka mengejar gol membuahkan hadiah penalti setelah adanya handball dari pemain Indonesia.

Shimizu yang meju menjadi eksekutor sukses membuat skor sama menjadi 3-3, memaksa laga dilanjutkan ke babak extra time.

Di babak perpanjangan ini, Indonesia sukses membuat dua gol, salah satunya memanfaatkan kegagalan power play Jepang yang akhirnya dimanfaatkan gol oleh Dewa Rizki, membuat Indonesia menang 5-3.

Dengan hasil ini, Indonesia melanjutkan sejarah untuk pertama kalinya ke final Piala Asia Futsal.

Skuad Garuda akan menantang Iran, sang pemilik gelar terbanyak dengan 13 trofi, yang sebelumnya menang 2-4 dari Irak.

Laga final akan digelar pada Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB di Indonesia Arena.

Jepang dan Indonesia langsung tampil dengan tempo tinggi sejak awal laga, sama-sama berani membuka permainan dan melancarkan serangan.

Indonesia menunjukkan inisiatif melalui Firman Adriyansyah yang melepaskan sepakan jarak jauh pada menit kedua, meski bola masih melenceng dari sasaran.

Jepang membalas lewat kerja sama satu-dua yang diakhiri tendangan keras Shoto Yamanaka, namun hasilnya juga belum menemui target.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-12 ketika Samuel Eko membawa Indonesia unggul.

Berawal dari situasi sepak pojok, Reza Gunawan memenangi duel dengan kiper Jepang hingga bola lepas. 

Melihat kesempatan itu, Samuel Eko langsung melepaskan tembakan yang mengarah ke sisi kiri gawang dan berbuah gol.

Setelah tertinggal, Jepang kembali menekan melalui Yoshikawa yang menusuk dari sisi kanan, namun Habiebie lagi-lagi tampil solid dengan tangkapan yang aman.

Kedua tim terus saling melancarkan serangan hingga akhir babak pertama, namun skor tidak berubah.

Indonesia menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 1-0 atas Jepang.

Memasuki menit ketiga di babak kedua, Indonesia menjauh dengan keunggulan 2-0 berkat gol bunuh diri pemain Jepang.

Gol tersebut berawal dari tembakan Ardiansyah Nur alias Anca. Ia berniat mengirim bola keras ke tiang dua kepada Wendy Brian.

Namun pemain Jepang yang mencoba menghalau tembakan tersebut justru membuat bola masuk ke gawang sendiri, alhasil skor berubah menjadi 2-0 untuk Indonesia.

Jepang akhirnya mengecilkan ketertinggalan lewat Takehiro Motoishi.

Ia melakukan pergerakan memutar badan sebelum kemudian melepaskan tembakan.

Tembakannya sebenarnya tak begitu kencang, namun Habiebie menghalaunya, namun bola bergulir masuk diantara dua kakinya, membuat skor menjadi 2-1.

Di menit ke-35, Jepang akhirnya menyamakan skor berkat upaya yang dilakukan kapten mereka, Kazuya Shimizu.

Ia melepaskan tembakan ke depan gawang Indonesia. Bola berubah arah dan masuk ke gawang setelah antisipasi yang salah dari Yogi Saputra.

Satu menit menjelang laga bubaran, Indonesia kembali unggul menjadi 3-2 melalui gol dari Firman Adriyansyah.

Baca juga: Sassuolo Berupaya Selesaikan Transfer Bek Muda Juventus, Bisa Jadi Pesaing Kapten Timnas Indonesia

Jepang menunjukkan semangat pantang menyerah. Usaha mereka mengejar gol membuahkan hadiah penalti setelah adanya handball dari pemain Indonesia.

Shimizu yang meju menjadi eksekutor sukses membuat skor sama menjadi 3-3.

Skor sama kuat tersebut membuat laga harus dilansjutkan ke babak ekstra tim selama 2x5 menit. (tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.