SURYA.CO.ID, BLITAR - Guncangan gempa Magnitudo 6,4 Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terasa hingga wilayah Kota Blitar, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Akibat guncangan gempa tersebut, satu bangunan rumah tua di Jl Mastrip, Kota Blitar, roboh diduga dampak guncangan gempa yang berpusat di 90 kilometer tenggara Kabupaten Pacitan.
Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli mengatakan, BPBD mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya bangunan tua di Jl Mastrip, Kota Blitar roboh dampak gempa Pacitan pada Jumat (6/2/2026) pukul 02.11 WIB.
"Untuk sementara, kami menerima satu laporan bangunan rumah di Kota Blitar roboh efek gempa Pacitan," kata Agus.
Ukuran bangunan rumah yang roboh, yaitu, panjang 10 meter dan lebar 5 meter.
Bangunan rumah yang roboh di bagian atap dan bangunan samping rumah.
"Kami langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan memasang garis polisi," ujarnya.
Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Sedang kerugian materiil akibat bangunan rumah roboh ditaksir sekitar Rp 70 juta.
"Korban jiwa nihil, kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 70 juta," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan, belum ada laporan dampak gempa Pacitan di wilayah Kabupaten Blitar.
Ia sudah meminta petugas BPBD untuk terus memonitor situasi di lapangan pasca gempa Pacitan.
"Sampai sekarang belum ada laporan masuk terkait dampak gempa Pacitan di Kabupaten Blitar. Kami terus memonitor di wilayah," katanya.