Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB.
Meski terjadi di Pacitan, getaran gempa bumi tersebut sangat terasa di kabupaten tetangganya, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (6/2/2026) dini hari.
Warga Gunung Kidul merasakan getaran yang cukup kuat sehingga membuat sebagian warga membunyikan kentongan.
Kentongan di beberapa daerah khususnya di pedesaan digunungan sebagai tanda pengingat hingga berfungsi sebagai alarm tanda bahaya.
Gempa yang cukup kuat itu juga sampai membangunkan warga yang saai itu tengah terlelap.
Seorang warga Kapanewon Tanjungsari, Suris, mengatakan getaran gempa terasa cukup kuat dan berlangsung agak lama.
“Iya, terasa cukup kuat dan agak panjang. Ada beberapa warga yang sampai memukul kentongan,” ujar Suris saat dihubungi, Jumat pagi.
Hal serupa dirasakan warga Kapanewon Playen, Gunungkidul. Rahmat mengaku kaget saat gempa terjadi dan sempat keluar rumah untuk memastikan kondisi sekitar.
“Saya kaget, sempat terbangun dari tidur,” katanya.
Getaran gempa juga dirasakan hingga wilayah Sedayu, Kabupaten Bantul. Warga bernama Panji menyebut gempa terasa jelas meski tidak sampai menimbulkan kepanikan.
“Saya merasakan gempa. Posisi hampir tidur, tiba-tiba terasa goyang beberapa detik, arahnya ke kiri dan ke kanan,” ujarnya dikutip dari kompas.com
Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Beberapa jam setelah kejadian utama, dilaporkan terjadi gempa susulan di sejumlah wilayah dengan kekuatan lebih kecil. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.