BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Tim gabungan Saber Perlindungan Pangan bersama Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) melaksanakan sidak di pasar terpadu dan Los Batu Kandangan terkait pemantauan perkembangan harga kebutuhan pokok
Tim gabungan upaya pemantauan harga keamanan dan mutu pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Langkah ini upaya menginventarisir berbagai persoalan harga terhadap 14 komoditas pangan melibatkan kolaborasi lintas sektor dari Polres HSS, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian PP, hingga Dinas PMPTSP HSS.
Kabid Bina Perdagangan Disperindag HSS, Abdul Kodir menjelaskan Pihaknya memberikan penekanan khusus terkait harga MinyakKita.
Baca juga: Tergiur Gaji Rp 6,7 Juta, Calon Tenaga Kerja Ilegal Asal HSS Ini Nekat Ikuti Ajakan Calo ke Saudi
Peninjauan dikoordinir Polres HSS sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi (rakor) bersama Polda Kalsel.
Fokus utama memastikan keamanan harga pada komoditas pangan strategis, Jumat (6/2/2026).
Diungkapkannya, temuan penting sidak masih banyak pedagang belum mengetahui bahwa distribusi MinyaKita ditangani oleh Bulog.
“Kami berikan arahan ke pedagang terkait minyak goreng bersubsidi. Harganya tidak boleh melebihi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," tegas Abdul Kodir.
Menurutnya, tingginya harga MinyaKita di tingkat pengecer, disebabkan oleh rantai distribusi yang panjang. Pedagang mengambil barang dari pihak kedua atau tengkulak.
Pemerintah melalui Tim Satgas Pangan pun menghimbau agar pedagang segera berkoordinasi langsung dengan Bulog sebagai distributor resmi.
“Dengan mengambil stok dari Bulog, pedagang bisa mendapatkan harga Rp14.500, sehingga harga jual ke masyarakat tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya.
Sementara, Pihak Polres HSS menegaskan pengawasan untuk menjaga stabilitas bahan pokok, terutama menjelang bulan suci Ramadan 1447, mencegah keresahan di tengah masyarakat dan memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar, serta menjamin ketersediaan barang di pasar.
“Kami tidak segan-segan melakukan penindakan tegas apabila ditemukan oknum pedagang yang melakukan penimbunan barang,” tegas Kasat Reskrim Iptu May Felly Manurung melalui, anggota Tim Saber Polres HSS, Rizki Fauzi.
Baca juga: Pelarian Pencuri Mobil Showroom Kandangan HSS Berakhir, Pelaku Ditangkap di Seruyan Kalteng
Pihaknya mengapresiasi kolaborasi bersama dinas terkait dalam sidak kali ini demi pastikan bahan pokok tetap stabil menjelang Ramadan.
“Kami ingatkan pedagang jika ada yang sengaja menimbun, akan ada konsekuensi hukum," ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)