Menikmati Salju dan Musim Dingin di Turki yang Tidak Terlupakan
GH News February 06, 2026 05:09 PM
Istanbul -

Musim dingin di Turki menghadirkan wajah lain dari negeri kaya sejarah dan budaya ini. Salju dan udara dingin yang menusuk tulang menjadi momen tak terlupakan.

Salju yang turun di berbagai wilayah mengubah lanskap pemandangan bangunan bersejarah, dan memberi kesempatan pelancong merasakan perpaduan antara kehangatan tradisi dan dinginnya udara pegunungan.

Istanbul menjadi pintu gerbang budaya dan sejarah yang wajib disinggahi. Di musim dingin, kawasan Sultanahmet yang menampung Hagia Sophia, Masjid Biru, dan Topkapi terasa lebih tenang. Saaalju tipis yang menempel pada kubah dan menara menciptakan kontras visual yang memikat.

Berjalan menyusuri jalan batu menuju Grand Bazaar atau Spice Bazaar pada pagi yang dingin memberi pengalaman berbeda. Aroma rempah yang mengepul dari warung-warung, suara pedagang yang tetap ramah, dan kesempatan menikmati teh hangat di kafe-kafe kecil sembari mengamati kehidupan kota yang berjalan pelan.

Kunjungan ke Hagia Sophia memberi sensasi khusyuk tersendiri. Ketika cahaya lembut menembus jendela-jendela tinggi dan lantai marmer memantulkan jejak langkah.

Cappadocia, dengan lanskap cerobong peri dan lembah batu yang unik, menjadi spektakuler ketika diselimuti salju. Balon udara yang melayang di atas dataran beku pada pagi hari menghadirkan pemandangan tak terlupakan.

Titik warna balon yang kontras dengan hamparan putih, bayangan lembah tajam, dan udara dingin menusuk namun menyegarkan.

Pengunjung juga dapat menjelajahi kota bawah tanah, gereja batu, dan jalur hiking yang menawarkan sudut pandang berbeda, serta banyak spot dramatis untuk diabadikan.

Bagi pecinta olahraga musim dingin, Uludag jadi pilihan utama. Terletak tidak jauh dari Bursa, Uludag menawarkan lintasan ski untuk berbagai tingkat kemampuan, fasilitas penginapan yang nyaman, serta pemandangan pegunungan yang luas.

Resor ski di sini ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati salju tanpa harus meninggalkan kenyamanan akomodasi modern. Aktivitas snowboarding, sledding, dan sekadar bermain salju bersama menjadi daya tarik tersendiri.

Bursa menyimpan pesona kota bersejarah, kuliner khas, dan suasana hangat yang cocok untuk bersantai setelah seharian bermain salju. Pamukkale dan situs kuno Hierapolis juga menawarkan pengalaman berbeda di musim dingin.

Teras travertine yang terkenal tetap memukau meski suhu turun, kabut tipis dan udara dingin menambah kesan romantis kolam air panas alami. Berendam di air hangat sambil memandang lanskap diselimuti kabut adalah pengalaman relaksasi yang sulit dilupakan.

Reruntuhan Hierapolis yang bersebelahan juga memberi kesempatan pengunjung menjelajah dengan ritme lebih tenang dan reflektif. Taman seperti Kawra Garden dan area alam seperti Munira menjadi tempat ideal berjalan santai, berfoto, dan menikmati ketenangan. Salju yang menutupi pepohonan dan jalan setapak menciptakan suasana damai.

Munira, di kawasan Bursa, dikenal sebagai lokasi yang nyaman untuk membeli oleh-oleh khas Turki, deretan toko dan kios di sekitar pasar, menawarkan pilihan manisan, kacang-kacangan, lokum (Turkish delight), rempah, serta kerajinan tangan dan souvenir.

Berbelanja di Munira memberi kesempatan interaksi langsung dengan warga lokal dan menemukan produk khas Turki. Kuliner musim dingin Turki patut dicoba. Hidangan hangat seperti sup lentil, kebab berbumbu, testi kebabı, dan berbagai stew menjadi pilihan populer.

Minuman tradisional seperti salep, minuman kental berbahan dasar umbi anggrek yang disajikan panas, sering dinikmati untuk mengusir dingin. Pasar lokal dan kedai kecil menyajikan camilan jalanan yang menggoda, sementara restoran menawarkan menu musiman memanfaatkan bahan segar dan rempah khas Turki.

Mencicipi makanan di tengah udara dingin, ditemani pemandangan bersalju, adalah kenikmatan tersendiri. Perjalanan musim dingin ke Turki perlu persiapan khusus.

Pakaian berlapis, jaket tahan angin dan air, sepatu anti-selip, sarung tangan, serta topi hangat adalah perlengkapan wajib. Sebab transportasi bisa terpengaruh oleh kondisi cuaca, jadwal rentan penundaan, sehingga fleksibilitas itinerary sangat dianjurkan.

Memilih akomodasi yang menyediakan pemanas dan layanan responsif, serta asuransi pembatalan terhadap perubahan cuaca membuat perjalanan lebih nyaman. Musim dingin menghadirkan sisi spiritual dan budaya yang lebih intim.

Kunjungan ke situs-situs religi menjadi lebih khusyuk ketika jumlah pengunjung menurun, memberi ruang bagi refleksi dan penghayatan sejarah.

Festival lokal dan perayaan tradisional yang berlangsung di beberapa daerah menambah warna pengalaman, memungkinkan pelancong berinteraksi dengan penduduk setempat dan memahami tradisi yang hidup.

Winter trip di Turki bukan sekadar soal salju, ia adalah perjalanan lintas pengalaman, menggabungkan keindahan alam, kedalaman sejarah, kehangatan kuliner, dan nuansa religius yang khas.

Dari megahnya Hagia Sophia di Istanbul hingga keheningan Pamukkale dan kegembiraan di Uludag, serta momen berbelanja oleh-oleh khas di Munira, setiap destinasi menawarkan cerita berbeda ketika diselimuti musim dingin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.