Hasil Sidak, Sejumlah Pangkalan Gas di Tebo Jual Gas Elpiji hingga Rp25 Ribu per Tabung
asto s February 06, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM,MUARATEBO - Pertamina bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tebo serta pihak terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah pangkalan elpiji 3 kilogram (gas melon subsidi) di Kabupaten Tebo, Jumat (6/2/2026).

Ada lima agen gas di daerah tersebut yang disidak.

Tim menemukan pangkalan yang menjual gas melon di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp18 ribu per tabung. Bahkan, ada pangkalan yang mematok harga hingga Rp25 ribu per tabung.

Satu di antara pemilik pangkalan yang enggan disebutkan namanya, mengaku terpaksa menaikkan harga karena sebagian besar pangkalan lain juga menjual di kisaran Rp25 ribu.

Selain itu, mereka mengaku harus menanggung biaya tambahan berupa upah bongkar dari truk pengiriman, yang besarannya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara sopir dan pemilik pangkalan.

"Kami juga kena biaya upah bongkar dari pengiriman," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tebo, Mardiansyah, mengatakan temuan penjualan gas subsidi di atas HET terjadi di sejumlah pangkalan wilayah Tebo Tengah.

Pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melaporkan ke Pertamina untuk proses pemberian sanksi.

"Kami sudah mengingatkan pangkalan dan agen agar pelanggaran ini tidak terulang lagi. Untuk sanksi, itu kewenangan Pertamina,” katanya.

Sementara itu, PjS SBM Gas 4 Jambi Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, M. Ryan Primananda, menjelaskan sanksi terhadap pangkalan akan diberikan oleh agen tempatnya berkontrak.

Sedangkan untuk agen, sanksi langsung diberikan oleh Pertamina Patra Niaga.

"Sanksi yang dikenakan sesuai dengan kontrak masing-masing," imbuhnya. (Tribunjambi.com/Sopianto)

Baca juga: Mulai 2026 Guru di Kota Jambi Juga Dapat MBG

Baca juga: 300.000 Keluarga Tak Akan Terima Bansos Tahun 2026, Bakal Dapat Bantuan Rp5 juta Untuk Modal usaha

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.