Kunci Jawaban Lembar Aktivitas 4 Observasi Lokal - IPS Kelas 9 Halaman 217 218 219 Kurikulum Merdeka
Hendri Gusmulyadi February 06, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kunci Jawaban Lembar Aktivitas 4 Observasi Lokal untuk IPS Kelas 9 Halaman 217, 218, dan 219 Kurikulum Merdeka ini disusun untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. 

Dengan panduan kunci jawaban yang lengkap, siswa dapat mengecek jawaban mereka sendiri sekaligus meningkatkan pemahaman konsep observasi lokal.

Soal dan aktivitas pada halaman 217 hingga 219 dirancang sesuai Kurikulum Merdeka IPS Kelas 9, sehingga siswa dapat belajar sesuai standar pembelajaran terbaru.

Penggunaan kunci jawaban ini membuat proses belajar menjadi lebih efektif, terutama bagi siswa yang ingin memahami langkah-langkah observasi secara sistematis.

Guru juga dapat memanfaatkan kunci jawaban ini sebagai referensi dalam menilai hasil kerja siswa secara akurat.

Aktivitas lokal yang ada di lembar kerja membantu siswa menghubungkan teori IPS dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar mereka.

Kunci jawaban ini juga mendukung pembelajaran mandiri, latihan soal, dan persiapan ulangan atau tugas harian.

Dengan fokus pada lembar aktivitas 4 observasi lokal, siswa akan lebih mudah menguasai materi IPS Kelas 9 dengan metode belajar yang interaktif dan praktis. 

Panduan ini merupakan sumber belajar lengkap yang ramah siswa dan mendukung pencapaian kompetensi sesuai Kurikulum Merdeka IPS Kelas 9.

Simak berikut ini Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 217, 218, 219 Kurikulum Merdeka, Lembar Aktivitas 4 Observasi Lokal.

Lembar Aktivitas 4 Observasi Lokal

Panduan Aktivitas

Studi Kasus: Toleransi dan Kerjasama Penduduk Kita sudah membahas mengenai keragaman kondisi alam dan masyarakat yang ada di dunia. Sekarang saatnya kita melihat bagaimana bentuk keragaman tersebut di lingkungan sekitar kita sendiri.  Secara spesifik, kita akan mengamati sejauh mana masyarakat yang berbeda dapat saling menunjukkan sikap toleransi dan bekerjasama dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Ayo kita cari tahu dan pelajari lebih jauh mengenai hal ini. Silakan ikuti empat langkah berikut:

Langkah 1. Amati (Kelompok)
• Carilah informasi mengenai bagaimana komposisi penduduk yang ada di lingkungan sekitarmu dari segi asal suku dan agamanya. Jika di lingkup desa/kelurahan dan kecamatan komposisi tersebut cenderung seragam, luaskan pengamatanmu hingga batas daerah (kota, kabupaten, atau provinsi).

• Carilah informasi mengenai apakah masyarakat yang berbeda suku atau agama di daerahmu dapat saling menunjukkan toleransi atau sikap saling menghargai satu sama lain? Perdalam amatanmu dengan melihat apakah masyarakat yang berbeda tersebut bisa saling bekerjasama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari? (Misalnya dalam aktivitas perekonomian, pendidikan, kesehatan, atau pembangunan daerah.)

Langkah 2. Catat (Mandiri)
Selama proses mencari informasi, catat hal-hal yang kalian temukan di kertas atau buku catatan.

Langkah 3. Diskusi (Kelas)
Bagikan hasil pengamatanmu dengan guru dan teman-teman di kelas untuk saling berbagi informasi yang didapatkan. Lalu diskusikan pertanyaan berikut:

• Sebagai bagian dari masyarakat, apa sikap yang perlu kita lakukan untuk mendukung toleransi dan kerjasama antarsuku dan umat beragama di daerah tempat tinggal kita sendiri?

Langkah 4. Laporkan (Mandiri)
Tuliskan hasil observasimu dalam sebuah laporan dengan format sebagai berikut:

Laporan Observasi Individu

Nama : 
Kelas:
Tempat Observasi :
Tanggal :

Jawaban:

Komposisi Penduduk di Lingkungan Sekitar

Saya tinggal di lingkungan perumahan yang terletak di kota Surakarta, Jawa Tengah. Lingkungan perumahan ini terdiri dari beberapa blok, dan setiap blok dihuni oleh berbagai macam suku dan agama.

Berdasarkan pengamatan saya, komposisi penduduk di lingkungan sekitar saya adalah sebagai berikut:

Suku: Jawa, Sunda, Batak, Tionghoa, dan lainnya
Agama: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha

Komposisi penduduk di lingkungan sekitar saya cenderung seragam di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan. 

Namun, jika diamati hingga batas daerah (kota, kabupaten, atau provinsi), komposisi penduduk menjadi lebih beragam.

Toleransi dan Kerjasama Antarsuku dan Agama

Berdasarkan pengamatan saya, masyarakat yang berbeda suku atau agama di daerah saya dapat saling menunjukkan toleransi dan sikap saling menghargai satu sama lain. Hal ini terlihat dari berbagai aktivitas sehari-hari, seperti:

Aktivitas perekonomian: Masyarakat yang berbeda suku atau agama dapat saling bekerjasama dalam menjalankan usaha. Misalnya, ada pengusaha yang membuka usaha bersama dengan rekan yang berbeda suku atau agama.

Aktivitas pendidikan: Masyarakat yang berbeda suku atau agama dapat saling bekerjasama dalam memajukan pendidikan. Misalnya, ada sekolah yang memiliki siswa dari berbagai suku atau agama.

Aktivitas kesehatan: Masyarakat yang berbeda suku atau agama dapat saling bekerjasama dalam meningkatkan kesehatan. Misalnya, ada organisasi kesehatan yang bekerja sama dengan berbagai komunitas, termasuk komunitas yang berbeda suku atau agama.

Aktivitas pembangunan daerah: Masyarakat yang berbeda suku atau agama dapat saling bekerjasama dalam membangun daerah. Misalnya, ada pemerintah daerah yang melibatkan berbagai komunitas, termasuk komunitas yang berbeda suku atau agama, dalam pembangunan daerah.

Meskipun demikian, masih ada beberapa kasus konflik yang terjadi di antara masyarakat yang berbeda suku atau agama. Hal ini biasanya disebabkan oleh perbedaan pemahaman atau persepsi terhadap suatu hal. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan toleransi antarsuku dan agama.

Berikut adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan toleransi antarsuku dan agama:

Pendidikan: Pendidikan merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan pemahaman dan toleransi antarsuku dan agama. Pendidikan dapat mengajarkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai.

Kegiatan budaya: Kegiatan budaya dapat menjadi sarana untuk saling mengenal dan memahami budaya masing-masing. Kegiatan ini dapat membantu mengurangi prasangka dan meningkatkan pemahaman antarsuku dan agama.

Media massa: Media massa dapat berperan dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai. Media massa dapat memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya toleransi dan saling menghargai.

Dengan meningkatkan pemahaman dan toleransi antarsuku dan agama, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan damai

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.