Derby Mataram Tanpa Gol, PSIM Yogyakarta Perpanjang Puasa Kemenangan
Yoseph Hary W February 06, 2026 07:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - PSIM Yogyakarta kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Persis Solo pada laga bertajuk Derby Mataram.

Pertandingan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026), berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Perpanjang puasa kemenangan

Hasil imbang ini membuat PSIM memperpanjang puasa kemenangan dalam tiga laga terakhir. Sebelumnya, Laskar Mataram menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya dan Borneo FC, sebelum akhirnya hanya mampu bermain imbang melawan Persis Solo.

Tambahan satu poin membuat PSIM masih bertahan di posisi ketujuh klasemen sementara. Namun jarak poin dengan tim di peringkat kedelapan kian menipis.

Sementara itu, Persis Solo belum mampu beranjak dari dasar klasemen BRI Super League 2025/2026.

Tampil agresif

Sejak peluit kick-off dibunyikan, PSIM Yogyakarta langsung tampil agresif. Dukungan penuh suporter yang memadati Stadion Sultan Agung membuat para pemain tuan rumah berani bermain menyerang dan menekan pertahanan Persis.

Sejumlah peluang tercipta melalui pergerakan Ezequiel Vidal dan Riyatno Abiyoso di kedua sisi sayap. Meski beberapa kali merepotkan lini belakang Persis, hingga 20 menit awal laga skor masih belum berubah.

Peluang berbahaya PSIM datang pada menit ke-25. Fahreza Sudin mendapat ruang tembak di dalam kotak penalti Persis Solo, namun sepakan gelandang PSIM tersebut masih terlalu lemah dan berhasil diamankan kiper tim tamu.

Persis Solo sesekali merespons tekanan tuan rumah melalui pergerakan Yabes Roni. Namun upaya mantan pemain Bali United itu masih mampu diantisipasi dengan baik oleh bek PSIM, Yusaku Yamadera.

Jual beli serangan terus tersaji sepanjang babak pertama. PSIM kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-40 saat Fahreza Sudin berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persis. Sayang, peluang tersebut kembali gagal berbuah gol setelah sepakannya berhasil diblok penjaga gawang lawan.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor 0-0 tetap bertahan dalam Derby Mataram yang berjalan ketat.

Beri tekanan

Memasuki babak kedua, PSIM tampil semakin menekan demi mengejar gol pembuka. Peluang emas langsung didapat Ezequiel Vidal pada menit ke-47. Namun sontekannya di depan gawang Persis masih melenceng tipis di sisi kiri gawang.

Vidal kembali mengancam lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-62, tetapi bola kembali melebar dari sasaran. PSIM kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Savio Sheva dan Andy Irfan untuk menggantikan Riyatno Abiyoso dan Fahreza Sudin.

Tekanan PSIM terus berlanjut. Pada menit ke-69, Vidal kembali mendapatkan peluang terbuka di dalam kotak penalti Persis.

Namun alih-alih langsung menembak, pemain asing PSIM itu memilih melewati pemain lawan sehingga momentum emas pun terbuang.

Di babak kedua, PSIM terlihat lebih mendominasi permainan. Aliran bola lebih banyak beredar di wilayah pertahanan Persis Solo.

Peluang terbaik PSIM di sisa laga hadir lewat tandukan Franco Ramos yang nyaris membobol gawang Persis, andai saja tidak membentur mistar gawang.

Meski terus menekan hingga menit-menit akhir, PSIM tetap gagal memecah kebuntuan. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Derby Mataram harus ditutup tanpa gol dengan skor akhir 0-0.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.