- Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln terpantau masih beroperasi di Laut Arab.
Kapal bertenaga nuklir tersebut hadir saat ketegangan AS dengan Iran meningkat.
Video yang dirilis Viory pada Jumat (6/2/2026) memperlihatkan padatnya aktivitas di dek kapal.
Satu per satu jet tempur lepas landas dan ada pula yang mendarat.
Pada Selasa (3/2/2026), AS mengklaim telah menembak jatuh drone Iran yang mendekati USS Abraham Lincoln.
Penembakan dilakukan oleh jet tempur F-35C di Laut Arab yang berjarak 500 mil dari pantai Iran.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menuduh drone Shahed Iran melakukan manuver berbahaya dengan mendekati kapal induk.
Sementara, Pentagon mengklaim posisinya benar karena belayar di perairan internasional.
Dalam penembakan ini, AS memastikan tidak ada pasukan yang terluka maupun aset militer rusak.
Sementara Iran tak kunjung memberikan komentar.
Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt mengatakan bahwa keputusan menembak drone sudah tepat.
Hal itu semata-mata demi melindungi pasukan serta peralatan militer AS di Timur Tengah.
Leavitt menekankan bahwa Presiden AS Donald Trump tetap mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran.
Namun, ia masih berharap ketegangan bisa mereda lewat diplomasi.