Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pemerintah pusat akan melanjutkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan permanen di kawasan terdampak bencana.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjamin konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Provinsi Aceh.
Hal itu disampaikan Dody saat meninjau lokasi longsoran raksasa mirip sinkhole di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, kabupaten Aceh Tengah, Jumat (6/2/2026).
Ia menyebutkan, secara umum kondisi pembangunan jalan dan jembatan di wilayah tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Namun masih memerlukan penanganan lanjutan agar mampu menampung peningkatan volume lalu lintas.
“Secara umum saya lihat sudah bagus. Tinggal kemudian beberapa jembatan Bailey yang harus segera kita lakukan penanganan untuk menjadi jembatan permanen,” ujar Dody.
Menurutnya, jembatan Bailey yang selama ini digunakan sebagai solusi sementara mulai menghadapi tekanan seiring meningkatnya arus kendaraan.
Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kekuatan struktur jika dibiarkan dalam jangka panjang.
“Saya lihat trafik sudah mulai tinggi. Saya juga mulai khawatir, karena dengan trafik yang tinggi, struktur jembatan itu nantinya bisa menjadi masalah,” katanya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dody mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan desain jembatan permanen yang akan segera direalisasikan.
Ia menargetkan proses pembangunan jembatan permanen dapat mulai dilakukan dalam tahun ini.
“Tim sudah saya siapkan untuk desain jembatan permanen. Harapannya, dalam tahun ini juga kita lakukan proses pembangunan jembatan secara permanen,” ujarnya.
Selain jembatan, Dody juga menegaskan bahwa penanganan ruas jalan akan dilakukan secara bersamaan.
Menurutnya, jalan dan jembatan merupakan satu kesatuan sistem yang harus dibangun secara terintegrasi agar fungsi konektivitas berjalan optimal.
“Nanti kita prioritaskan jembatan dulu, kemudian jalan. Tapi prinsipnya, dua-duanya kita kerjakan barengan,” ucapnya.
Terkait waktu pelaksanaan, Dody mengakui bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan membutuhkan proses dan tahapan teknis yang tidak singkat.
Meski demikian, ia memastikan pekerjaan akan dilakukan secepat mungkin dengan tetap menjaga kualitas.
“Pasti akan perlu waktu, karena ada beberapa item pekerjaan, seperti pengeboran dan penguatan struktur.
Tapi kualitas harus kita jaga supaya apa yang kita bangun bisa bertahan lama,” kata Dody.
Ia menambahkan, pembangunan jalan dan jembatan permanen di Aceh Tengah maupun di daerah lainya menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (*)
Baca juga: Tinjau Lubang Raksasa di Aceh Tengah, Menteri PU Tegaskan Hal Ini
Baca juga: Mahasiswa Teknik USK Bangun Desa Tangguh Bencana di Aceh Tengah
Baca juga: Menteri PU Dody Kaget Suara Dentuman Tanah Saat Tinjau Lubang Raksasa Mirip Sinkhole di Aceh Tengah