Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wali Kota Serang, Budi Rustandi, memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan di Kota Serang, Provinsi Banten.
Hal itu disampaikan saat ia memberikan sambutan pada acara Welcome Dinner HPN 2026 yang digelar di Lapangan Puspemkot Serang, Jumat (6/2/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin, Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra, serta perwakilan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: HPN 2026 di Banten, Ketua DPRD Kota Serang Ajak Insan Pers Berkontribusi pada Pembangunan Daerah
Saat memasuki panggung utama, Wali Kota Serang, Ketua DPRD Kota Serang, Sekda Kota Serang, dan Ketua PWI Pusat dikalungi syal bermotif batik khas Banten. Mereka juga disambut dengan tarian tradisional dari sanggar seni daerah.
Sekadar informasi, Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1946.
Peringatan ini lahir dari semangat para tokoh pers untuk mengakui dan menghargai peran pers Indonesia dalam kehidupan nasional.
HPN ditetapkan secara resmi oleh Presiden Soeharto melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.
Pada peringatan tahun ini, HPN 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”
Budi menyampaikan bahwa pelaksanaan HPN 2026 di Kota Serang merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Pemerintah Kota Serang.
Ia menekankan bahwa pers memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Malam ini adalah ruang silaturahmi, ruang untuk meneguhkan komitmen bahwa pemerintah dan pers adalah mitra strategis dalam membangun daerah, menjaga demokrasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” kata Budi.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan media dalam proses pembangunan Kota Serang.
Meski Kota Serang tengah menghadapi tantangan finansial akibat adanya pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, Budi menegaskan semangat pembangunan tidak akan surut.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap berjalan maksimal untuk memastikan program-program prioritas tetap terlaksana.
“Kami membuat acara ini, Pak Ketua, di tengah Transfer Keuangan Daerah (TKD) kami yang terkena potongan dari pusat. Namun, insyaallah dengan izin Yang Maha Kuasa, kami tetap bisa membangun,” tegasnya.