Sungai Lematang Meluap, 10 Desa di PALI Terendam dan Aktivitas Sekolah Berhenti
Yandi Triansyah February 06, 2026 09:27 PM

SRIPOKU.COM, PALI — Luapan Sungai Lematang menyebabkan banjir yang merendam 10 desa di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (6/2/2026). 

Selain memutus aktivitas ekonomi warga, banjir dengan ketinggian mencapai 1,75 meter ini memaksa sejumlah sekolah mengalihkan kegiatan belajar ke sistem daring.

Banjir yang telah berlangsung selama sepekan terakhir ini juga melumpuhkan sektor perkebunan. 

Batang karet milik warga terendam air setinggi 50–70 sentimeter, sehingga petani tidak dapat menyadap (menderes) karet.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI, desa yang terdampak meliputi Desa Curup, Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Sukaraja, Muara Sungai, Tanah Abang Utara, Tanjung Dalam, Pandan, Modong, dan Desa Sedupi.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) PALI Harun, SH, MH mengatakan, kegiatan belajar mengajar dihentikan dan dialihkan melalui daring. 

"Siswa belajar dari rumah masing-masing dan dibimbing guru melalui daring," kata dia. 

Sedangkan sekolah yang tidak terdampak banjir maka masih diberlakukan belajar tatap muka. 

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) PALI Ir Ahmad Hidayat, ST, MM mengungkapkan, warga yang terdampak banjir membutuhkan bantuan air bersih, perahu untuk keluar masuk di kawasan banjir. 

"Penyebab banjir akibat hujan tinggi menyebabkan air sungai meluap," kata dia. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.