Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAJAYA - Ratusan orang mengikuti tahlilan di kediman Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade di wilayah Kecamatan Sukajaya, Jumat (6/2/2026).
Mulai dari pihak keluarga, kerabat, tetangga, hingga masyarakat datang untuk mendoakan Al Ridwan, anak dari Jaro Ade yang meninggal dunia pada Senin (2/2/2026).
Dari pantauan TribunnewsBogor.com, pada doa bersama yang digelar pada hari kelima meninggalnya almarhum yang digelar ba'da Isya ini begitu khidmat.
Suara ayat-ayat suci terlantun di tengah sejuknya wilayah ujung bagian barat Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Provinsi Banten tersebut.
Peserta pengajian yang hadir pun dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.
Bahkan terlihat juga sejumlah aparat hingga anggota DPRD Kabupaten Bogor yang ikut mendoakan putra sulung Jaro Ade.
Di samping itu, terlihat juga karangan bunga berisi ucapan belasugkawa dari berbagai pihak membanjiri rumah duka hingga ke pinggiran jalan.
Sementara itu, paman almarhum, Fajar mengungkapkan bahwa keponakannya merupakan sosok yang periang.
Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik oleh keluarga dan juga oleh masyarakat setempat.
"Orangnya baik dimata keluarga dan dimata warga Sukajaya juga, orangnya juga humoris. Kebaikan almarhum memang tidak bisa dilupakan," ucapnya.
Pasalnya, politisi Partai Golkar itu baru saja kehilangan putra sulungnya yang meninggal dunia.
Anak pertamanya yang bernama Al Ridwan menghembuskan nafas terakhir pada Senin (2/2/2026) pagi.
Laki-laki berusia 22 tahun itu meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat mengendari kendaraan roda dua.
Hal tersebut diungkap oleh paman almarhum, Fajar mengungkapkan bahwa keponakannya meninggal dunia sekitar pukul 04.30 WIB.
"Sempat dibawa ke Puskesmas Cigudeg, terus dilarikan ke RSUD Leuwiliang, dan sudah ditangani di rumah sakit, nah sekitar subuh pukul 04.30 WIB almarhum meninggal dunia," ujarnya, Senin (2/2/2026).
Fajar menuturkan, kejadian nahas itu bermula ketika keponakannya hendak pulang ke rumah di wilayah Cibinong.
Sepulang dari rumah neneknya di wilayah Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, korban mengalami kecelakaan lalu lintas.
"Almarhum ini bawa motor, dan menurut informasi juga pas dijalan ini almarhum berpapasan dengan mobil toonton, bukan tabrakan ya, tapi dia mau nyalip karena pakai motor trail karena licin jalannya akhirnya jatoh," ungkapnya.
Sementara itu, jenazah korban saat ini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah Desa Cileuksa.