SRIPOKU.COM - Hingga Jumat (6/2/2026) belum ada informasi terkait arah tembakan pasca seorang siswi jadi korban diduga peluru nyasar pada Rabu (4/2/2026).
Patut disyukuri, siswi MTsN di Lumajang itu kabarnya tidak menderita cacat permanen.
Meski demikian, ia tetap harus naik meja operasi atas luka yang diderita di paha.
Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yanna Susantri, mengatakan bahwa benda asing yang diduga peluru tersebut masuk ke paha kiri korban.
Baca juga: Siswi MTS Terkena Peluru Nyasar, Proyektil Bersarang di Paha Kiri, Kepsek Ungkap Fakta Mengejutkan
Benda tersebut hanya menembus sampai lapisan bawah kulit korban.
"Kedalaman benda asing itu berada di bawah lapisan kulit," kata Yanna di RSUD dr. Haryoto Lumajang pada Jumat (6/2/2026), mengutip Tribunnews.com.
Oleh karena itu, Yana memastikan bahwa korban tidak akan sampai mengalami cacat permanen akibat terkena benda diduga peluru tersebut.
"Kondisi seperti ini tidak sampai menciderai fisik (permanen), pasien masih bisa jalan, duduk, beraktivitas seperti biasa," ujar Yana.
Meskipun demikian, menurut dia, korban masih harus menjalani masa pemulihan dari rasa nyeri yang disebabkan tertembus benda diduga peluru.
"Hanya masalahnya masih ada nyeri, ini yang kami fokuskan untuk mengurangi nyeri dan mencegah infeksi," pungkasnya.
Baca juga: Sehari 2 Peluru Nyasar Gegerkan Palembang, Diduga dari Lapangan Tembak JSC, Ada Fasilitas Bermasalah
Peristiwa nahas ini diderita korban saat sedang bermain bersama teman-temannya di sekolah.
Tiba-tiba, ia yang sedang berada di lantai sekolah merasakan sakit di paha kiri.
Ia lalu melihat ada benda asing di paha, yang kemudian diduga adalah peluru nyasar.
Namun, hingga kini, belum ada keterangan lanjutan dari kepolisian terkait sumber benda yang diduga peluru tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait dari mana asalnya tembakan tersebut," kata Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edy Kuswanto, pada Rabu (4/2/2026).
saat kejadian, sempat terdengar suara letusan di sekitar korban bermain.
Tak lama kemudian, barulah korban merasakan sakit di paha kiri yang ternyata sudah terjadi luka.